KAWAN PEMANDU JALAN

Damkar Semarang Pastikan Layanan Tetap Maksimal Meski Terdampak Efisiensi Anggaran

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas meski menghadapi efisiensi anggaran. Hal itu disampaikan setelah muncul pembahasan alokasi operasional armada, di tengah tren penurunan angka kebakaran di Kota Semarang. Damkar akan terus mengutamakan pencegahan, meningkatkan kinerja, dan memperkuat partisipasi masyarakat guna menjaga kualitas layanan.

13 Perlintasan Sebidang di Semarang Belum Berpalang, Dishub Siapkan EWS dan Pos Penjaga

Dinas Perhubungan Kota Semarang mencatat 13 dari 18 perlintasan sebidang kereta api di Kota Semarang belum dilengkapi palang dan pos penjaga. Sebagai langkah peningkatan keselamatan, Dishub akan membangun dua pos palang di Randugarut dan Jerakah serta memasang Early Warning System (EWS) di tiga lokasi pada 2026 agar pengguna jalan mendapat peringatan dini saat kereta akan melintas.

Dishub Semarang Targetkan Seluruh Lokasi Parkir Gunakan Pembayaran QRIS pada 2026

Dinas Perhubungan Kota Semarang menargetkan seluruh 860 titik parkir di Kota Semarang menerapkan pembayaran elektronik melalui QRIS pada 2026. Saat ini hampir 700 titik parkir di sembilan zona telah menggunakan sistem tersebut sebagai upaya meningkatkan transparansi retribusi, mempermudah transaksi, dan menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pedagang Pasar Kanjengan Semarang Urunan Rp4,5 Juta Bangun Lapak Pascakebakaran

Sejumlah pedagang Pasar Kanjengan, Kota Semarang, mulai menempati lapak semi permanen yang dibangun secara swadaya setelah kebakaran menghanguskan ratusan kios. Setiap pedagang menyumbang Rp4,5 juta untuk pembangunan lapak yang mulai dikerjakan awal Juli 2026. Pemerintah menyiapkan 30 lapak tahap pertama dan berencana menambah 30 lapak lagi untuk membantu pemulihan aktivitas perdagangan.

BNNP Jateng Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, Operasi Pekat II Candi Ungkap 198 Kasus

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah memperkuat sinergi dengan kepolisian, kejaksaan, TNI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat untuk memberantas peredaran narkotika serta mencegah munculnya pengguna baru. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers hasil Operasi Pekat II Candi 2026 di Mapolda Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026), setelah aparat mengungkap 198 kasus narkotika dengan 245 tersangka serta menyita barang bukti bernilai sekitar Rp15 miliar.