KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Fokuskan Anggaran Pemeliharaan Jalan, Baru 17 Persen APBD untuk Infrastruktur

Pemkab Semarang Fokuskan Anggaran Pemeliharaan Jalan, Baru 17 Persen APBD untuk Infrastruktur

Pemkab Semarang Fokuskan Anggaran Pemeliharaan Jalan, Baru 17 Persen APBD untuk Infrastruktur

Ilustrasi (Dok./IST)

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang akan memfokuskan anggaran infrastruktur tahun ini untuk pemeliharaan jalan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro, menanggapi arahan dari Menteri Keuangan terkait proporsi penggunaan APBD untuk infrastruktur.

Menurut Kendro (sapaan akrabnya), idealnya sebesar 41 persen dari APBD dialokasikan untuk pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya. Namun, kondisi keuangan daerah saat ini baru mampu menyentuh angka 17 persen.

“Memang masih jauh dari ideal. Kemampuan daerah kita baru sebatas itu,” ungkapnya di Ungaran, Selasa (24/6/2025).

Meski terbatas, DPU bersama Bupati Semarang berkomitmen mengalokasikan anggaran infrastruktur untuk pemeliharaan jalan yang dinilai lebih mendesak. Sementara, anggaran peningkatan kualitas jalan dikurangi, mengingat sebagian besar jalan kabupaten saat ini sudah mendekati standar kelayakan.

“Kegiatan peningkatan jalan sebagian juga ditopang oleh Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi, Instruksi Jalan Daerah (IJD) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Maka, kami fokuskan APBD untuk pemeliharaan agar kondisi jalan tidak semakin rusak,” terangnya.

Program pemeliharaan jalan akan mencakup 19 kecamatan se-Kabupaten Semarang. Beberapa ruas yang dianggap prioritas antara lain Jalan Bandungan–Sumowono dan Getasan–Kopeng karena menjadi jalur utama wisata. Selain itu, daerah-daerah penyangga ketahanan pangan seperti Bancak, Suruh, dan Kaliwungu juga menjadi perhatian.

“Tahun ini kita ubah strategi. Tidak seperti sebelumnya yang memelihara satu ruas penuh, sekarang kita ambil spot-spot yang paling rusak parah. Kalau ada drainase yang kurang baik, kita perbaiki itu juga,” jelasnya.

Pada Anggaran Perubahan tahun ini, DPU mendapatkan alokasi sebesar Rp170 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp11 miliar dialokasikan khusus untuk pemeliharaan jalan. Sementara sisanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur lain seperti gedung dan irigasi guna mendukung ketahanan pangan, yang mencapai Rp15 miliar. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]