[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Rampung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Bawen-Ambarawa telah mencapai 100 persen pekerjaan fisik dan rampung menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi. Ruas tol ini dipersiapkan untuk beroperasi pada akhir 2026 setelah rangkaian ULFO pada 28 Agustus–4 September 2026, sementara pengadaan tanah Seksi 5 Ambarawa-Temanggung masih sekitar 58 persen.

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Bawen-Ambarawa telah mencapai 100 persen pekerjaan fisik dan rampung menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi. Ruas tol ini dipersiapkan untuk beroperasi pada akhir 2026 setelah rangkaian ULFO pada 28 Agustus–4 September 2026, sementara pengadaan tanah Seksi 5 Ambarawa-Temanggung masih sekitar 58 persen.

Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027

Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.

Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.

PRPP Harus Hidup Lagi! 34 Anjungan Bakal Dibongkar Konsepnya

Pemprov Jawa Tengah menetapkan pembenahan PRPP Semarang sebagai prioritas satu pembangunan infrastruktur strategis 2027–2029. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu dalam rapat Kamis (17/9/2026), dengan rencana revitalisasi gerbang, jalan, trotoar, taman, fasilitas pendukung, serta 34 anjungan daerah untuk menghidupkan kawasan dan mendorong aktivitas ekonomi.

Kemarau, PDAM Tirta Bumi Serasi Pastikan Pasokan Air Kabupaten Semarang Aman

Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang memastikan pelayanan air bagi pelanggan secara umum masih aman menghadapi musim kemarau. Direktur Utama Guswahid Hidayat menyampaikan hal itu dalam dialog Radio Rasika USA, Selasa (15/9/2026), dengan mengoptimalkan sumber air lain saat debit menurun serta menyiapkan droping air jika terjadi gangguan teknis.

Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang memastikan pelayanan air bagi pelanggan secara umum masih aman menghadapi musim kemarau. Direktur Utama Guswahid Hidayat menyampaikan hal itu dalam dialog Radio Rasika USA, Selasa (15/9/2026), dengan mengoptimalkan sumber air lain saat debit menurun serta menyiapkan droping air jika terjadi gangguan teknis.

Mural Polantas Hiasi Benteng Willem I Ambarawa, Jadi Media Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Puluhan mural bertema lalu lintas karya seniman Hanoman Art Kabupaten Semarang menghiasi Fort Willem I Ambarawa, Rabu (16/9/2026), dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang kreativitas sekaligus media edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

Puluhan mural bertema lalu lintas karya seniman Hanoman Art Kabupaten Semarang menghiasi Fort Willem I Ambarawa, Rabu (16/9/2026), dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang kreativitas sekaligus media edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air

Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.

Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.

120 SPPG Beroperasi, HMD Gemas Ingatkan Jangan Main-main dengan SOP MBG

Sebanyak 120 SPPG di Kabupaten Semarang diminta disiplin menjalankan SOP program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah keracunan dan menjaga kualitas makanan. Ketua DPD HMD Gemas Kabupaten Semarang M Basari menyampaikan imbauan tersebut saat pembentukan kepengurusan DPD HMD Gemas di Bandungan, Minggu (13/9/2026), dengan menekankan keamanan pangan dan transparansi anggaran.

Sebanyak 120 SPPG di Kabupaten Semarang diminta disiplin menjalankan SOP program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah keracunan dan menjaga kualitas makanan. Ketua DPD HMD Gemas Kabupaten Semarang M Basari menyampaikan imbauan tersebut saat pembentukan kepengurusan DPD HMD Gemas di Bandungan, Minggu (13/9/2026), dengan menekankan keamanan pangan dan transparansi anggaran.

Kawasan JLS Rawan Pohon Tumbang, BPBD Salatiga Minta Warga Waspada

BPBD Salatiga mengimbau pengendara mewaspadai potensi pohon tumbang di Jalan Lingkar Selatan (JLS), terutama saat hujan deras dan angin kencang. Kepala Pelaksana BPBD Salatiga Sutarto menyebut banyak pohon besar berada di sepanjang jalur tersebut. Kewaspadaan diperlukan untuk mencegah kecelakaan, dengan mengurangi kecepatan dan tetap fokus saat berkendara.

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Salatiga Ibarat Gunung Es

Anggota Komisi A DPRD Kota Salatiga H Basirin menyoroti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Salatiga yang dinilai masih seperti fenomena gunung es. Sepanjang 2025 tercatat 86 kasus, sedangkan hingga Agustus 2026 terdapat 56 kasus yang dilaporkan. Ia mendorong sosialisasi UPTD PPA diperluas hingga tingkat RT dan RW agar korban mendapat perlindungan dan pendampingan.

Anggota Komisi A DPRD Kota Salatiga H Basirin menyoroti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Salatiga yang dinilai masih seperti fenomena gunung es. Sepanjang 2025 tercatat 86 kasus, sedangkan hingga Agustus 2026 terdapat 56 kasus yang dilaporkan. Ia mendorong sosialisasi UPTD PPA diperluas hingga tingkat RT dan RW agar korban mendapat perlindungan dan pendampingan.