KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sejumlah Wilayah di Kabupaten Semarang Rawan Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Waspada

Sejumlah Wilayah di Kabupaten Semarang Rawan Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Waspada

Sejumlah Wilayah di Kabupaten Semarang Rawan Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Waspada

Bupati Semarang Ngesti Nugraha didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan mengecek peralatan penanggulangan bencana usai apel gelar pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2025 di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (30/10/2025). Foto: win

UNGARAN – Sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang ditetapkan sebagai daerah rawan bencana yang perlu mendapat perhatian serius menjelang puncak musim hujan.
Wilayah tersebut antara lain Banyubiru, Getasan, Sumowono, Ungaran Timur, Bringin, dan Suruh, yang memiliki potensi tinggi terhadap tanah longsor, banjir, maupun puting beliung.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, hasil evaluasi dan laporan BPBD menunjukkan sejumlah kejadian bencana sudah terjadi sepanjang tahun 2025.

“Hingga 29 Oktober tercatat 71 kejadian tanah longsor, 42 kebakaran rumah, 22 kekeringan, 15 puting beliung, 13 banjir, tiga kebakaran lahan, satu gempa bumi, serta puluhan kejadian lainnya,” ujarnya saat Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2025 di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (30/10/2025).

Ia mengatakan, BMKG memprediksi curah hujan di wilayah Kabupaten Semarang masih cukup tinggi, sehingga masyarakat di daerah rawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kita harus siap setiap saat, dan terus memperkuat koordinasi lintas instansi agar penanganan bencana bisa cepat dilakukan,” kata Ngesti.

Menurutnya, Pemkab Semarang telah melengkapi perlengkapan darurat dan berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti BPBD, Tagana, Baznas, DPU, dan Dishub.

“Ketersediaan alat berat ada di BPBD dan DPU. Jika dibutuhkan tambahan, kami juga sudah menyiapkan anggaran untuk sewa alat berat,” jelasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menjelaskan bahwa wilayah lereng gunung seperti Banyubiru, Getasan, Sumowono, dan Jambu berpotensi mengalami longsor. Sedangkan Suruh, Bringin, Bancak, dan Kaliwungu rawan puting beliung, sedangkan banjir kerap melanda Ungaran, Ambarawa, Tuntang, Getasan, dan Susukan.

“Kami sudah menyiagakan personel dan peralatan bersama unsur TNI, Polri, serta relawan kebencanaan. Sistem peringatan dini manual juga telah dibangun untuk memperkuat sinergi komunikasi dan penanganan,” tutur Alexander.

Sementara itu, Kepala Basarnas Kota Semarang Budiono menegaskan pihaknya siap siaga 24 jam dalam menghadapi potensi bencana.

“Kami terus melakukan pelatihan dan simulasi bersama relawan serta memperkuat kerja sama dengan BPBD di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]