KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hujan Deras, Dua Talud Rumah di Samirono Getasan Longsor

Hujan Deras, Dua Talud Rumah di Samirono Getasan Longsor

Hujan Deras, Dua Talud Rumah di Samirono Getasan Longsor

Tanah longsor terjadi di Samirono, Getasan, Kabupaten Semarang, pada Jumat (5/12/2025) setelah hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut. Dua rumah warga rusak pada bagian kamar dan toilet akibat talud lima meter ambrol. Warga bersama TNI–Polri, BPBD, dan relawan membersihkan material longsor sebagai upaya penanganan.
foto Arief Rasika
Lokasi Talud longsor di Samirono

RASIKAFM.COM | GETASAN – Curah hujan tinggi di wilayah Getasan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menyebabkan tanah longsor hingga merusak rumah warga. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini.

Hujan deras yang yang mengguyur wilayah Samirono, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mengakibatkan talud setinggu lima meter ambrol hingga longsor dan menimpa rumah warga.

Dua rumah milik warga rusak akibat tertipa tanah yang longsor. Bangunan yang rusak yakni dua kamar dan toilet. Warga dibantu dengan TNI-POLRI, BPBD Kabupaten Semarang dan relawan gotong royong membersihkan material longsor berupa tanah dan batuan.

Kepada rasikafm.com, Pemilik rumah, Dani Yuda mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/12/2025) siang usai hujan mengguyur wilayah Samirono.

“Kemarin sekitar jam 2 kurang yang punya rumah di atas itu ngabari kalau tanahnya dan temboknya sudah retak-retak. Terus saya foto kirim ke grub kalau jangan lewat samping rumah dulu buat jaga-jaga. Habis itu langsung longsor,” kata Dani Sabtu (6/12/2025).

“Pas kejadian itu malah habis hujan tapi sudah beberapa hari hujannya dari pagi sampai malam,” tambahnya.

Usai mendapat laporan ada retakan, pihaknya langsung menjauh dari talud itu sehingga tidak ada korban dalam peristiwa ini. “Alhamdulillah tidak ada korbannya. Jadi setelah ada kabar dari tetangga, saya dan keluarga langsung menjauh dari talud,” jelasnya.

Pantauan Rasika, usai kejadian warga bergotong royong membersihkan sisa longsoran.

Dani Yuda, Pemilik rumah saat diwawancarai Rasika

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]