KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar

Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar

Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menilai kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) harus direspons dengan penyesuaian perencanaan pembangunan daerah. Salah satunya melalui peninjauan kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurut Bondan, revisi RPJMD perlu dilakukan secara bersama antara pihak eksekutif dan legislatif agar target pembangunan tetap realistis di tengah keterbatasan anggaran. Ia menegaskan, perubahan kondisi fiskal tidak bisa diabaikan dan harus diikuti dengan penyesuaian kebijakan pembangunan.

“Dengan adanya pengurangan TKD, mestinya ada perubahan target di RPJMD. Ini harus direview bersama antara eksekutif dan legislatif,” ujarnya di Ungaran, Rabu (6/5/2026).

Selain itu, DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk menyusun strategi penganggaran yang lebih terarah dengan mengutamakan program prioritas. Program yang dinilai belum mendesak, kata dia, dapat dijadwalkan ulang pada tahun berikutnya.

“Yang utama harus didahulukan. Sementara yang lain bisa dilakukan di tahun-tahun berikutnya. Yang penting realistis,” tegasnya.

Bondan menyebut, sektor pelayanan dasar masih menjadi fokus utama yang perlu mendapat perhatian serius. Di antaranya penanganan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta pembangunan infrastruktur. Ia mengakui capaian di sektor-sektor tersebut sudah berada di atas 50 persen, namun masih memerlukan upaya lebih keras untuk mencapai hasil yang optimal.

“Sudah di atas 50 persen, tetapi untuk mencapai angka yang lebih tinggi perlu kerja keras untuk menggenjot ke sana,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]