KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sambut Pemudik Lebaran 2023, Kota Semarang Siapkan 14 Posko Operasi Ketupat

Sambut Pemudik Lebaran 2023, Kota Semarang Siapkan 14 Posko Operasi Ketupat

Sambut Pemudik Lebaran 2023, Kota Semarang Siapkan 14 Posko Operasi Ketupat

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, bersama jajaran Pemerintah Kota Semarang tengah mempersiapkan segala kebutuhan untuk mengawal pemudik yang akan melewati Kota Semarang saat mudik Lebaran 2023. Dalam upaya mendukung kelancaran lalu lintas dan keamanan para pemudik, pihak Polrestabes juga menyiapkan 14 posko selama Operasi Ketupat 2023.
Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu usai memimpin Apel Operasi Ketupat Candi di Jalan Pemuda Kota Semarang, Senin (17/4/2023).

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut kedatangan para pemudik Lebaran 2023. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pengawasan yang total dalam mengawal pemudik agar merasa nyaman dan dapat menikmati Kota Semarang serta wilayah sekitarnya. Untuk itu, pihaknya beserta jajaran Pemerintah Kota Semarang sedang mempersiapkan segala kebutuhan yang dibutuhkan.

Sebagai simpul ekonomi Jawa, Semarang memiliki posisi yang penting dalam arus mudik dari arah Barat ke Timur maupun sebaliknya. Wali Kota Ita mengatakan bahwa pihaknya harus melayani semua pemudik yang melintasi Kota Semarang.

Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk pendirian posko mudik yang disediakan oleh beberapa organisasi masyarakat dan perusahaan. Selain itu, pihak Polrestabes juga telah menyiapkan 14 posko selama Operasi Ketupat 2023, termasuk 2 Pos Terpadu di Gerbang Tol Kalikangkung dan Simpanglima, serta 6 pos pelayanan (YAN) dan 6 pos PAM. Semua ini bertujuan untuk mendukung kelancaran lalu lintas para pemudik.

Tidak hanya kelancaran lalu lintas, keamanan di masing-masing wilayah juga menjadi perhatian utama. Apel Operasi Ketupat Candi yang merupakan operasi gabungan dilaksanakan untuk memastikan bahwa arus mudik berjalan lancar dan aman. Apel tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota Semarang hingga level Camat, Lurah, TNI, Polri, dan organisasi masyarakat.

Operasi Ketupat Candi 2023 sendiri akan berlangsung selama 14 hari terhitung mulai dari tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei 2023, guna mensukseskan arus mudik 2023. Melalui koordinasi dan apel tersebut, pihaknya berharap para pemudik dapat menikmati Kota Semarang baik untuk keperluan mudik maupun berlibur.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]