KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tarik Minat Pengunjung, Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Gelar Turnamen E-Sport

Tarik Minat Pengunjung, Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Gelar Turnamen E-Sport

Tarik Minat Pengunjung, Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Gelar Turnamen E-Sport

Peserta turnamen e-sport mobile legend saat bertanding dalam turnamen e-sport mobile Legend di Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Berbagai macam cara dilakukan oleh Pengelola Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga, untuk menarik pengunjung sebanyak-banyaknya di terminal setempat. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni menggelar turnamen e-sport mobile legend, belum lama ini.

Kegiatan yang digelar di aula terminal tersebut mampu menyedot 110 peserta dari berbagai daerah sekitar Kota Salatiga. Kegiatan tersebut juga menegaskan terminal saat ini bukan sekadar tempat untuk transportasi. Namun bisa juga dijadikan tempat untuk menggelar berbagai kegiatan masyarakat.

Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky, mengaku langkah ini diambil untuk terus berinovasi dan memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung terminal. Saat ini terminal tidak hanya menjadi tempat perhentian perjalanan, tetapi juga mengadopsi tren dan kegiatan terkini.

“Harapan kami dengan adanya mobile legend tournament ini terminal Tingkir semakin dikenal oleh masyarakat Kota Salatiga khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” kata Vicky seperti dikutip Solopos.com.

Seperti harapan Menteri Perhubungan, lanjut Vicky, agar Terminal Tipe A di seluruh Indonesia semakin ramai dan mengajak semua pihak untuk ikut serta dalam memeriahkan terminal tersebut dari berbagai aspek. Bukan hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai tempat untuk berbagai kegiatan positif, seperti sosial, ekonomi, budaya, dan lain sebagainya.

“Jadi Terminal Tingkir tidak hanya simpul transportasi, tapi juga digunakan untuk aktivitas segala kegiatan masyarakat yang positif, baik itu sosial, ekonomi, budaya dan lain sebagainya,” jelas Vicky.

Vicky berharap dengan diselanggarakannya mobile legend tournament ini, pemenangnya dapat mewakili Kota Salatiga untuk bisa berjenjang secara bertahap di Piala Gubernur maupun Piala Presiden bahkan sampai dengan e-sport Internasional.

Ke depannya, kata Vicky, pihaknya juga akan terus mengadakan kegiatan seperti ini bukan hanya mobile legend. Tapi semua kegiatan mulai dari senam bersama, sosial budaya, dan kegiatan lainnya.

“Selain itu kami juga ingin membangun image karena biasanya terminal itu identik dengan kotor, preman, calo, dan lain sebagainya. Dipastikan, Terminal Tingkir tidak ada hal-hal yang saya sebutkan tadi, apalagi pungli. Di sini tidak ada pungli sama sekali. Jadi murni terminal wajah baru,” jelas Vicky.

ketua Panitia Turnamen Mobile Legend, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan turnamen ini menandai sejarah baru dalam perkembangan e-sport di Kota Salatiga. Pasalnya, Kota Salatiga jarang sekali ikut terlibat dalam kontestasi mobile legend tingkat provinsi maupun nasional.

“Kegiatan ini juga sekaligus mencari bibit baru dalam e-sport, khususnya talenta-talenta dari Kota Salatiga,” beber Yusril.

Diakuinya, peminat mobile legend di Kota Salatiga sendiri sangat banyak. Namun yang berniat mendalami sehingga menjadi atlet e-sport belum banyak. Sehingga turnamen ini menjadi upaya untuk membangkitkan kembali e-sport Kota Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]