KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Alami Depresi, Lelaki asal Getasan Ditemukan Gantung Diri, Keluarga Pasrah

Alami Depresi, Lelaki asal Getasan Ditemukan Gantung Diri, Keluarga Pasrah

Alami Depresi, Lelaki asal Getasan Ditemukan Gantung Diri, Keluarga Pasrah

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Jajaran Polsek Tingkir dan Polres Salatiga bertindak cepat melakukan olah TKP hingga mengevakuasi seorang pria yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di salah satu rumah di Perumahan Tingkir Indah,Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, pada Selasa (11/11/2025) sekira pukul 18.30 WIB.

Korban diketahui bernama Saputra alias By (36), warga Pendingan, Sumogawe, Getasan, Kabupaten Semarang. Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, J (61), bersama Aji (38), tetangga korban.

Kapolsek Tingkir Kompol Daryono menjelaskan bahwa penemuan jasad korban berawal saat ibu korban meminta bantuan saksi untuk menghubungi anaknya karena tak kunjung merespon panggilan telepon. Saat keduanya mendatangi rumah korban, mereka mendapati pintu dalam keadaan tidak terkunci dan menemukan korban telah tergantung di kusen pintu dapur.

“Mengetahui hal tersebut, saksi bersama warga sekitar segera melaporkan ke Polsek Tingkir. Personel piket langsung mendatangi TKP bersama Unit Inafis Polres Salatiga untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” terang Daryono.

Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal sejak sekitar pukul 13.00 WIB, berdasarkan rekaman video terakhir yang dikirimkan kepada istrinya.

Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dibawa ke RSUD untuk dilakukan autopsi. Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Kapolres Salatiga menyampaikan turut berduka cita dan mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi individu yang mengalami tekanan atau gejala depresi.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang