KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng

Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng

Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng

Ratusan atlet mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah yang digelar dari tanggal 17-24 Mei 2026 di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang dipenuhi ratusan atlet muda dalam ajang Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Sebanyak 948 atlet dari 35 kabupaten/kota ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi ajang seleksi menuju tingkat nasional tersebut.

Salah satunya adalah Muhammad Althaf Putranto (14). Atlet yang merupakan pelajar kelas VIII SMP Zam Zam Cilongok Banyumas itu turun di kelas Standar Nasional U15. Ia tampil impresif hingga berhasil menjadi juara di kelasnya. Althaf mengaku kondisi cuaca di arena pertandingan tidak terlalu memengaruhi penampilannya.

“Cuacanya memang panas dan anginnya cukup terasa, tapi masih bisa tampil maksimal. Hampir sama seperti saat latihan di Cilacap,” katanya.

Menariknya, Althaf mengaku mulai mengenal panahan hanya dari coba-coba. Namun dalam waktu sekitar 2,5 tahun, hobinya berkembang menjadi jalan meraih prestasi, termasuk tampil dalam kejuaraan internasional di Yogyakarta pada 2025 yang diikuti peserta dari tujuh negara seperti Malaysia, Singapura, dan Kanada.
Menurutnya, latihan rutin menjadi kunci utama untuk menjaga performa, terutama menjelang kejuaraan besar.

“Kalau mendekati lomba, latihan fisik dan fokus biasanya lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Ketua Panitia Kejuaraan Junior Panahan 2026 Jawa Tengah, Wahyu Putratama, mengatakan para juara nantinya dipersiapkan untuk tampil pada kejuaraan nasional yang rencananya digelar Juli mendatang di Kabupaten Kudus.

Para atlet bertanding di sejumlah divisi, yakni Standar Nasional, Compound, dan Recurve. Mereka terbagi dalam kelompok umur (KU)10, 13, 15, hingga 18 dengan jarak tembak berbeda mulai 10 meter sampai 40 meter sesuai kategori yang diikuti.

“Kejuaraan ini juga diikuti atlet binaan di bawah naungan Kemenpora yang memperkuat kontingen Kota Semarang, Surakarta, dan Kabupaten Sragen,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Semarang, Imam Karsono, menambahkan tuan rumah mengirimkan 60 atlet yang tersebar di seluruh divisi dan kelompok umur.

“Kabupaten Semarang terpilih menjadi lokasi penyelenggaraan setelah memperoleh suara terbanyak dalam proses voting, salah satunya karena dinilai memiliki lokasi yang strategis,” paparnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]