KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Harga dan Cara Pembelian Tiket GIIAS Semarang 2025

Harga dan Cara Pembelian Tiket GIIAS Semarang 2025

Harga dan Cara Pembelian Tiket GIIAS Semarang 2025

RASIKAFM.COM – Pameran otomotif terbesar di Jawa Tengah, GIIAS Semarang 2025, siap digelar pada 24–28 September 2025 di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Selama lima hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai inovasi kendaraan, teknologi ramah lingkungan, hingga program interaktif yang seru.

Untuk masuk ke area pameran, pengunjung dapat membeli tiket secara online maupun langsung di lokasi. Melalui aplikasi Auto360, tiket dijual dengan harga khusus:

  • Rp 15.000 untuk weekdays (Rabu–Jumat)
  • Rp 25.000 untuk weekends (Sabtu–Minggu)

Sementara pembelian langsung di ticket box pameran dikenakan harga:

  • Rp 20.000 untuk weekdays
  • Rp 30.000 untuk weekends

Dengan variasi harga tersebut, masyarakat memiliki keleluasaan dalam memilih cara pembelian sesuai kebutuhan. Panitia penyelenggara memastikan kemudahan akses tiket, baik secara digital maupun manual, agar seluruh pecinta otomotif dapat hadir dan menikmati pengalaman terbaik di GIIAS Semarang 2025.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]