RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

GIIAS Semarang 2025 Siap Digelar, Hadirkan Enam Merek Baru

GIIAS Semarang 2025 Siap Digelar, Hadirkan Enam Merek Baru

GIIAS Semarang 2025 Siap Digelar, Hadirkan Enam Merek Baru

Foto: Dokumen

Setelah menyapa pecinta otomotif di BSD, Tangerang, dan Surabaya, pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), akan kembali hadir di Semarang. Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 24–28 September 2025 di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, menandai penyelenggaraan keempat kalinya di Kota Atlas.

Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara, menegaskan bahwa Semarang memiliki peran penting dalam peta industri otomotif nasional. Berdasarkan data penjualan kendaraan Januari–Mei 2025, Jawa Tengah tercatat menyumbang 5,2% secara nasional dan menempati peringkat kelima.

“Melalui GIIAS Semarang 2025, kami ingin terus memaksimalkan potensi pasar di Jawa Tengah sekaligus memperkuat kontribusinya bagi pertumbuhan industri otomotif Indonesia,” ujar Kukuh, Selasa (16/9/2025).

18 Merek Kendaraan Ramaikan Pameran

Sebanyak 18 merek kendaraan telah memastikan keikutsertaan. Dari segmen mobil penumpang hadir BAIC, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC Aion, Honda, Mazda, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, Vinfast, dan Wuling.

Sementara untuk roda dua, Benelli, Benda, Keeway, Morbidelli, dan Royal Enfield siap memikat pengunjung. Enam di antaranya merupakan merek baru yang pertama kali tampil di GIIAS Semarang.

Lebih dari 30 perusahaan industri pendukung juga akan ikut meramaikan pameran, menghadirkan teknologi dan produk terbaru.

Foto: Dokumen

Tiket dengan Promo Menarik

Tiket pre-sale bisa didapatkan dengan harga promo Rp10.000 melalui aplikasi Auto360 pada 16–17 September 2025 pukul 17.00 WIB dengan penawaran buy 1 get 1. Setelah periode promo, tiket reguler dijual seharga Rp15.000 (weekday) dan Rp25.000 (weekend) secara online, sementara tiket di lokasi dibanderol Rp20.000–Rp30.000.

GIIAS Semarang 2025 diprediksi kembali menjadi magnet bagi masyarakat Jawa Tengah yang ingin melihat langsung inovasi terbaru di dunia otomotif.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran