Gus Yusuf: Lingkungan Pertemanan Pengaruhi Perilaku Remaja

Gus Yusuf: Lingkungan Pertemanan Pengaruhi Perilaku Remaja

Gus Yusuf: Lingkungan Pertemanan Pengaruhi Perilaku Remaja

Insight

Tekanan dari lingkungan pertemanan dapat memengaruhi seseorang mengambil keputusan berisiko, termasuk ketika ditawari narkoba.

Pengasuh Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang, Gus Yusuf, mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan sekaligus membangun komunikasi antara orang tua dan anak agar mereka memiliki tempat untuk meminta bantuan ketika menghadapi tekanan dari teman.

00:00
00:00

SIMAK JUGA :

Tekanan untuk selalu mengikuti tren, menghadiri acara populer, dan mengetahui hal viral dapat membuat seseorang mengalami FOMO (Fear of Missing Out), yaitu ketakutan tertinggal dari pengalaman orang lain. Di tengah derasnya media sosial, kondisi ini bisa memicu kebiasaan membandingkan diri dan keputusan impulsif. Sebagai sudut pandang alternatif, ROMO mengajak kita berani melewatkan sesuatu dan memilih hal yang benar-benar penting bagi diri sendiri.
FOMO Bikin Takut Ketinggalan Tren? ROMO Mengajak Kita Lebih Berani Merasa Cukup
Anak Bawa Motor, Orang Tua Ikut Bertanggung Jawab Pahami Risiko dan Aturan Hukumnya
Anak Bawa Motor, Orang Tua Ikut Bertanggung Jawab? Pahami Risiko dan Aturan Hukumnya
Pertempuran Lima Hari di Semarang, Kisah Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
Pertempuran Lima Hari di Semarang, Kisah Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
Integritas dan Etika, Fondasi Kepercayaan Publik
Integritas dan Etika, Fondasi Kepercayaan Publik
Gen Z Disebut Generasi Stroberi, Mengapa Sulit Bicara Terbuka dengan Atasan
Gen Z Disebut Generasi Stroberi, Mengapa Sulit Bicara Terbuka dengan Atasan?
Bus Listrik Mulai Mengubah Transportasi Semarang, Mampukah Kurangi Kemacetan
Bus Listrik Mulai Mengubah Transportasi Semarang, Mampukah Kurangi Kemacetan?
Muat Lebih

POPULER

Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Polres Salatiga menggelar serah terima jabatan sejumlah pejabat di Pendopo Widya Qasana Tribrata, Jumat (23/10/2026). AKP Henri Widyoriani mendapat amanah sebagai Kasatres PPA dan PPO Polres Magelang Kota, sedangkan jabatan Kasat Resnarkoba Polres Salatiga diserahkan kepada AKP Joko Iskandar. Pergantian juga berlangsung pada jabatan Kasat Reskrim dari AKP Radytya Triatmaji Pramana kepada AKP Iwan Kristiana.
25 Tahun Bertugas di Polres Salatiga, AKP Henri Geser, Emban Amanah sebagai Kasatres PPA Polresta Magelang.
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

[pekok2]