KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gempar! Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Salatiga

Gempar! Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Salatiga

Gempar! Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Salatiga

Tenaga medis polres Salatiga mengevakuasi jenazah lansia yang meninggal di kamar kos, di kawasan Ringinawe, Jalan Argoyuwono, Ledok, Kecamatan Argomulyo foto dok IST

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Seorang lansia berusia 78 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar kos di kawasan Ringinawe, Jalan Argoyuwono, Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (27/9/2026).

Lansia berinisial G tersebut ditemukan setelah seorang warga yang hendak mengantarkan makanan memanggil dan mengetuk pintu kamar, namun tak mendapat respons.

Informasi penemuan lansia meninggal bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu seorang saksi yang baru pulang dari gereja bermaksud mengantarkan makanan kepada lansia yang juga buruh harian lepas itu.

Saksi mengetahui bahwa pria tersebut sedang dalam kondisi sakit sehingga bermaksud memastikan kondisi korban sekaligus memberikan makanan.

Sesampainya di depan kamar kos, saksi memanggil korban beberapa kali. Namun, tidak mendapatkan jawaban dari korban.

Saksi kemudian mengetuk pintu kamar dan membuka pintu. Setelah masuk dan melihat kondisi korban, saksi mendapati korban dalam posisi terlentang di atas kasur dan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Mengetahui kondisi tersebut, saksi kemudian meminta bantuan kepada tetangga terdekat. Informasi selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan.

Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono mengatakan, personel Polsek Argomulyo segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban dan melakukan penanganan awal.

Petugas melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Piket Reskrim dan Identifikasi Polres Salatiga juga dihubungi untuk mendukung proses pemeriksaan di lokasi.

“Selain melakukan pemeriksaan TKP dan mencatat keterangan para saksi, kami berkoordinasi dengan tenaga medis guna memastikan kondisi korban serta memperoleh keterangan medis terkait dugaan penyebab meninggalnya korban,” terang Jonathan.

Petugas kemudian menghubungi Puskesmas Cebongan. Pemeriksaan terhadap korban dilakukan oleh dr. Erlinda Nerini Madalina Silon.

“Tidak fitemukan tanda kekerasan. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban didiagnosis mengalami hipertensi. Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi bagian dari penanganan kepolisian dalam memastikan kondisi korban dan memberikan penjelasan kepada pihak keluarga.

Setelah proses pemeriksaan dan olah TKP selesai, pihak keluarga yang diwakili oleh Santoso Hidayat menerima kondisi korban. Pihak keluarga juga menyatakan tidak berkenan dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan direncanakan dimakamkan sesuai dengan tata cara serta upacara keagamaan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]