KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi

11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi

11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Salatiga, Sumarno. Foto dok IST

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Seleksi calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Salatiga periode 2027–2032 memasuki tahap berikutnya.

Dari 13 pendaftar yang menyerahkan berkas hingga batas akhir pendaftaran, sebanyak 11 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Hasil seleksi administrasi tersebut diumumkan Panitia Seleksi pada Kamis (24/9/2026).

Sebelas peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi selanjutnya berhak mengikuti tes pengetahuan dasar berbasis Computer Assisted Test (CAT) serta penulisan makalah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Salatiga, Sumarno, selaku Ketua Sekretariat Panitia Seleksi mengatakan, seluruh proses verifikasi dilakukan berdasarkan tata tertib dan kriteria yang telah ditetapkan.

“Dari total 13 pendaftar, sebanyak 11 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Kami memastikan seluruh proses verifikasi berjalan sesuai tata tertib dan kriteria yang telah ditetapkan,” ujar Sumarno.

Sebelas peserta yang lolos administrasi tersebut yakni Mahmud SE; Agus Salim Ahmad SE; Ari Hidayah Iswanto SPd; Drs Darmanto SE MP MM.; Yuhdi; Drs BPH Pramusinta M Kes; Syaemuri SAg.; Sugiharta SAg SSos MMP; Fakhrustiqlal; Sarjono SE; dan Gandung Cahyo Trihidayat.

Sumarno menegaskan, proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel.

Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan figur calon pimpinan Baznas yang memiliki integritas sekaligus dedikasi dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat.

Setelah lolos administrasi, para peserta akan menjalani Tes Pengetahuan Dasar melalui CAT dan Penulisan Makalah pada Selasa (6/10/2026).

Ujian tersebut dijadwalkan berlangsung di Ruang Kalitaman, Gedung Setda Kota Salatiga.

Tahapan seleksi kemudian berlanjut dengan tes wawancara yang dijadwalkan pada November 2026.

Seluruh hasil penilaian dari rangkaian tahapan tersebut nantinya diakumulasikan untuk menentukan peringkat peserta.

“Dari hasil akumulasi penilaian seluruh rangkaian ujian, panitia akan mengambil 10 besar peserta terbaik berdasarkan pemeringkatan nilai,” jelas Sumarno.

Sepuluh peserta yang masuk peringkat teratas selanjutnya akan dikirim kepada Pimpinan Baznas RI untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan.

Setelah rekomendasi dari Baznas RI diterbitkan, proses seleksi akan memasuki tahap akhir berupa penetapan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]