KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ini Dia Layanan Favorit di Rest Area Selama Nataru di Jateng–DIY

Ini Dia Layanan Favorit di Rest Area Selama Nataru di Jateng–DIY

Ini Dia Layanan Favorit di Rest Area Selama Nataru di Jateng–DIY

Layanan Pertamina di Rest Area Tol

Semarang, 6 Januari 2026 – Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan, Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu tujuan utama masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selain memiliki beragam destinasi wisata unggulan, wilayah Jateng–DIY juga berperan strategis sebagai jalur transit nasional perjalanan darat menuju dan dari wilayah timur Pulau Jawa.

Selama periode Nataru, arus mobilitas di wilayah Jateng–DIY terpantau relatif lancar dan kondusif. Hal ini didukung oleh pengaturan lalu lintas yang optimal, kesiapan infrastruktur, serta ketersediaan layanan energi yang memadai demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Keberadaan rest area menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keselamatan perjalanan, sekaligus sebagai tempat beristirahat untuk menekan risiko kecelakaan. Di wilayah Jateng–DIY, terdapat 25 rest area tipe A di ruas jalan tol, serta sejumlah rest area tipe B dan C di jalur strategis non-tol yang menjadi titik singgah utama masyarakat, khususnya di sepanjang Tol Trans Jawa.

Modular Dispenser BBM dan Serambi MyPertamina Jadi Favorit

Dari seluruh layanan yang tersedia di rest area, Modular Dispenser BBM Portable dan Serambi MyPertamina tercatat sebagai layanan favorit masyarakat. Kedua layanan ini diminati karena memberikan kemudahan dan fasilitas lengkap tanpa dipungut biaya alias gratis.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa Modular Dispenser BBM telah disiagakan di 14 titik jalur tol dan 4 titik jalur non-tol di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

“Modular Dispenser BBM dihadirkan untuk mengisi kebutuhan pengisian BBM di rest area yang belum memiliki SPBU, sekaligus mengantisipasi potensi antrean di titik-titik dengan mobilitas kendaraan tinggi,” ujar Taufiq.

Ia menambahkan, layanan ini terbukti membantu kelancaran arus perjalanan masyarakat. Realisasi penjualan tertinggi di jalur A tercatat di Modular Rest Area 456A dengan rata-rata konsumsi mencapai 5,8 kiloliter per hari, sementara di jalur B tertinggi berada di Modular Rest Area 456B dengan rata-rata konsumsi 4,1 kiloliter per hari.

Salah satu pengguna layanan, Iwan, mengapresiasi kehadiran Modular BBM.
“Kehadiran Modular BBM sangat membantu, terutama saat lalu lintas padat. Pengisian jadi lebih cepat dan antrean bisa terurai, sehingga perjalanan lebih lancar dan nyaman,” ujarnya.

Serambi MyPertamina Jadi Ruang Istirahat Favorit

Selain layanan BBM, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan Serambi MyPertamina sebagai ruang istirahat terpadu bagi masyarakat. Di wilayah Jawa Bagian Tengah, Serambi MyPertamina tersedia di Rest Area 260B, Rest Area 379A, serta Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) area kedatangan.

“Antusiasme masyarakat terhadap Serambi MyPertamina sangat tinggi. Hingga 5 Januari 2026, jumlah pengunjung terbanyak tercatat di Rest Area 260B sebanyak 3.430 orang, disusul Rest Area 379A sebanyak 3.428 orang, serta Mini Serambi MyPertamina di Bandara YIA dengan 1.669 pengunjung,” jelas Taufiq.

Serambi MyPertamina menyediakan berbagai fasilitas gratis, seperti cek kesehatan, area bermain anak, layanan potong rambut, makanan dan minuman gratis, hingga perawatan kecantikan. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu masyarakat memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.

Salah satu pengunjung, Dita, mengaku sangat terbantu dengan layanan tersebut.
“Serambi MyPertamina sangat nyaman dan lengkap. Saya bisa cek kesehatan, anak-anak bisa bermain, bahkan tersedia makanan dan minuman gratis. Perjalanan jadi lebih aman dan menyenangkan,” ungkapnya.

Konsumsi BBM Berkualitas Meningkat

Selama periode Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah juga mencatat peningkatan konsumsi BBM berkualitas. Konsumsi Pertamax Series meningkat 10,1 persen dibandingkan kondisi normal, sementara Dex Series melonjak hingga 35,6 persen. Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap performa dan keandalan kendaraan untuk perjalanan jarak jauh.

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pendukung yang tersedia di rest area serta menghubungi Call Center Pertamina 135 apabila membutuhkan informasi atau bantuan terkait layanan BBM dan LPG selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]