KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kuasai Kelas NS 250 MRS 2026, Pembalap Asal Ungaran Sapu Bersih Kemenangan di Mandalika

Kuasai Kelas NS 250 MRS 2026, Pembalap Asal Ungaran Sapu Bersih Kemenangan di Mandalika

Kuasai Kelas NS 250 MRS 2026, Pembalap Asal Ungaran Sapu Bersih Kemenangan di Mandalika

Irfan Ardiansyah, pembalap asal Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang berhasil menduduki podium pertama pada Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series (MRS) 2026 seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 24-26 Juli 2026. Foto: IG Mandalika Racing Series

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pembalap muda asal Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Irfan Ardiansyah, tampil sebagai penguasa kelas Nasional Sport (NS) 250 pada Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series (MRS) 2026 seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 24-26 Juli 2026.

Membela Honda NWN TUS Ilegal Racing Team, Irfan mencatat akhir pekan yang nyaris sempurna. Lulusan Astra Honda Racing School tersebut berhasil mengamankan kemenangan di dua race sekaligus, serta menjadi yang tercepat pada sesi Superpole.

Dominasi Irfan dimulai pada race pertama, Sabtu (25/7/2026). Ia finis terdepan, meninggalkan Candra Hermawan dari Kalimantan Timur yang membela Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK di posisi kedua. Sementara podium ketiga ditempati Muhammad Fadhil Musyafi asal Papua Barat yang memperkuat Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS.

Performa impresif itu berlanjut sehari kemudian. Pada Minggu (26/7/2026), Irfan kembali menunjukkan kecepatannya dengan menjadi yang terbaik pada sesi Superpole NS 250. Ia mengungguli Fahmi Basam dari DKI Jakarta dan Gerry Salim asal Jawa Timur.

Tak berhenti di situ, Irfan juga sukses menutup akhir pekan balapan dengan kemenangan pada race kedua NS 250. Ia kembali mengungguli Candra Hermawan di posisi kedua, sedangkan Fahmi Basam melengkapi podium ketiga. Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Irfan di ajang MRS musim ini. Penampilannya meningkat signifikan dibanding seri kedua, ketika ia hanya mampu meraih dua podium kedua pada race pertama dan kedua, serta finis sebagai runner-up di sesi Superpole.

Momentum positif itu sekaligus memperpanjang tren apik Irfan sepanjang 2026. Sebelumnya, dua pekan sebelum tampil di Mandalika, ia juga menorehkan hasil membanggakan pada ajang MAM Malaysia Superbike Championship (MSBK) 2026 kelas MSBK 250 di Sepang International Circuit, Malaysia.

Usai memastikan kemenangan di Mandalika, Irfan mengaku puas dengan hasil yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh kru yang telah mempersiapkan motor sejak sesi latihan hingga balapan.

“Mekanik dan tim telah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Alhamdulillah balapan di Mandalika kali ini juga berjalan lancar sehingga saya bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Irfan dalam sesi wawancara seusai balapan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan kariernya, mulai dari tim, mekanik hingga keluarga.

“Terima kasih kepada mekanik, tim, keluarga, dan semua yang sudah memberikan dukungan. Maturnuwun, pokoke gas pol!” tandasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]