[audio_player]
[posts_like_dislike]
SMA Kristen Satya Wacana menyelenggarakan ajang tahunan LAB CUP XIV, sebuah kompetisi bergengsi yang melibatkan 48 tim basket dan 10 grup dance dari berbagai sekolah di Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh pejabat pendidikan dan tokoh olahraga seperti Agung Wijayanto, Nunuk Dartini, dan Agus Purwanto di GOR Basket SMA Kristen Satya Wacana sejak Senin (6/1/2025) hingga Jumat (17/1/2025).

Mbak Google

KABAR RASIKA

LAB CUP XIV, Ajang Bergengsi Unjuk Bakat dan Sportivitas Pelajar Se-Jawa Tengah

LAB CUP XIV, Ajang Bergengsi Unjuk Bakat dan Sportivitas Pelajar Se-Jawa Tengah

LAB CUP XIV, Ajang Bergengsi Unjuk Bakat dan Sportivitas Pelajar Se-Jawa Tengah

pelaksanaan LAB CUP XIV, diharapkan menjadi semangat untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs)
pelaksanaan LAB CUP XIV, diharapkan menjadi semangat untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen Satya Wacana kembali menyelenggarakan ajang tahunan bergengsi yang paling ditunggu-tunggu, LAB CUP XIV. Kompetisi yang mempertemukan 48 tim basket dan 10 group dance dari berbagai sekolah di Jawa Tengah ini berlangsung meriah sejak Senin (06/01/2025) hingga Jumat (17/01/2024) mendatang di GOR Basket SMA Kristen Satya Wacana.

Mengusung tema “Unleash Your Inner Baller”, LAB CUP XIV menjadi wadah bagi para pelajar SMP hingga SMA untuk menunjukkan bakat dan sportivitas. Tahun ini, 48 tim yang bertanding diantaranya berasal dari SMP Pangudi Luhur Dominico Savio Semarang, SMP Masehi Kudus, SMP Negeri 1 Salatiga, SMA Kristen Indonesia Magelang, SMA Negeri 1 Salatiga, hingga SMA Semesta Semarang turut ambil bagian.

Pembukaan LAB CUP XIV dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah Agung Wijayanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Nunuk Dartini, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Salatiga Agus Purwanto, Ketua Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Salatiga Arief Sadjiarto, hingga civitas academica Sekolah Kristen Satya Wacana.

ketua panitia LAB CUP XIV Djie Fae Lovina menyampaikan bahwa kompetisi kali ini secara khusus diperuntukkan menggali potensi para generasi muda dari berbagai daerah. Ia menggaris bawahi uniknya laga LAB CUP XIV untuk menghadirkan ruang yang mengekspresikan kemampuan setiap siswa secara profesional.

“Sesuai dengan tema LAB CUP kali ini, kami ingin anak-anak bisa melampaui zona nyaman bahkan hingga menembus batasan skill mereka,” katanya.

Lebih lanjut, Lovina menjelaskan bahwa para peserta LAB CUP XIV tidak hanya bersaing demi kebanggaan dan prestasi, tetapi juga untuk memperebutkan hadiah menarik berupa piala, medali, uang tunai, dan sertifikat penghargaan. Khusus pada kategori dance, akan dipilih lima tim terbaik berdasarkan penampilan group dance dan battle dance untuk melaju ke tahap final. Final ini kemudian akan berlangsung bersamaan dengan laga puncak kompetisi basket pada Jumat (17/01/2025) mendatang.

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]