RASIKAFM.COM | SEMARANG – Memasuki dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berbagai agenda transformasi struktural serta kebijakan kerakyatan memperlihatkan dampak terukur di tingkat nasional maupun daerah. Berdasarkan laporan kompilasi capaian nasional Transformasi Bangsa: Dua Tahun Gerak Nyata, perekonomian nasional pada Semester I 2026 tumbuh solid sebesar 5,45 persen, mencatatkan laju pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
Geliat ekonomi nasional tersebut dibedah secara komparatif di tingkat regional dalam forum diskusi publik bertema “Dua Tahun Prabowo-Gibran, Masa
Depan Industri Padat Karya dan Kerja Layak di Jateng” yang diselenggarakan oleh Karya Milenial Serasi di Semarang, Jumat (23/10/2026). Forum menghadirkan pengamat ekonomi Yusuf Wicaksono dan aktivis pro-buruh Muhammad Raehan. Keduanya menelaah keterkaitan kebijakan strategis pusat terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan mutu hidup masyarakat.
Transmisi Pertumbuhan Makro ke Daerah dan Kinerja BUMN
Pengamat ekonomi Yusuf Wicaksono memaparkan bahwa stabilitas makro nasional berhasil ditransmisikan secara nyata ke daerah. Jawa Tengah mencatatkan pertumbuhan ekonomi kumulatif Semester I 2026 sebesar 5,80 persen, bahkan sempat menyentuh angka 5,89 persen (yoy) pada triwulan I 2026—rekor pertumbuhan tertinggi daerah tersebut sejak 2011 dan melampaui rata-rata nasional.
“Pertumbuhan ekonomi ini diiringi perbaikan indikator kesejahteraan umum. Secara nasional, tingkat kemiskinan turun menjadi 8,07 persen per Maret 2026 dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun menjadi 4,68 persen pada Februari 2026. Di Jawa Tengah, TPT pada periode yang sama berhasil ditekan ke angka 4,24 persen”. Ujar Yusuf Wicaksono.
Menurut Yusuf, Lonjakan efisiensi dan laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut menopang akselerasi tersebut. Laba konsolidasi Pertamina pada Semester I 2026 melonjak 86 persen mencapai Rp36,8 triliun, PT Timah melesat 9 kali lipat, dan Pupuk Indonesia tumbuh hingga 252 persen. Di Jawa Tengah, keterlibatan BUMN diwujudkan lewat proyek hilirisasi strategis, termasuk pembangunan kilang bensin baru Pertamina di Cilacap yang telah dimulai sejak April 2026 untuk menopang ketahanan energi nasional.
Dampak Riil di Jawa Tengah
Pertumbuhan Ekonomi 5,45%, tertinggi dalam kurun waktu 13 tahun. HET Pupuk Bersubsidi Turun 20% (Urea Rp1.800/kg, NPK Rp1.840/kg) Petani lokal terlindungi sebagai pasok pangan.
Makan Bergizi Gratis (MBG) Menjangkau ibu hamil, balita & siswa 3.826 SPPG serap 164.000 tenaga kerja.
Senada, Aktivis pro-buruh Muhammad Raehan menegaskan bahwa stabilisasi harga saprotan tersebut langsung meringankan beban produksi petani di daerah. Petani lokal kini memiliki kepastian pasar karena difungsikan sebagai pemasok utama program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Jawa Tengah, Kanwil DJPb mencatat 3.826 SPPG telah beroperasi per Maret 2026 dengan menyerap lebih dari 164.000 tenaga kerja lokal, menghidupkan ekosistem dapur dan logistik desa.
Penguatan Standar Kerja Layak dan Perlindungan Buruh
Aspek kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja menjadi pilar penting selama dua tahun terakhir melalui serangkaian regulasi progresif:
Menjawab tantangan tersebut, pemerintah pusat terus memperkuat program vokasi terintegrasi, seperti SMK Go Global yang membidik 500.000 lulusan berdaya saing global per tahun, perluasan kuota magang sarjana hingga 150.000 peserta pada 2026, serta program akselerasi keahlian teknologi tingkat tinggi seperti pelatihan 15.000 insinyur semikonduktor melalui Danantara bersama mitra global.









