KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Luna G.Z Year End Run 2025 Meriahkan Grand Opening Butik Luna Hijab di Kudus

Luna G.Z Year End Run 2025 Meriahkan Grand Opening Butik Luna Hijab di Kudus

Luna G.Z Year End Run 2025 Meriahkan Grand Opening Butik Luna Hijab di Kudus

Mami Luna & Talita Marsya Zerlinda Start event Year End Run 5 K

Kudus, 28 Desember 2025 – Dalam rangka Grand Opening Butik Luna Hijab G.Z, Luna Hijab menggelar acara Luna G.Z Year End Run 2025 dengan tema “Run with Grace, Glow with Confidence”. Kegiatan lari sejauh 5 kilometer (5K) ini diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari komunitas lari dan masyarakat Kota Kudus serta sekitarnya.

Tema yang diusung menghadirkan konsep olahraga yang sehat, inklusif, dan tetap menjunjung nilai kesopanan, sejalan dengan semangat modest lifestyle yang diusung Luna Hijab Indonesia. Selain berlari bersama, peserta juga dihibur dengan berbagai aktivitas seperti Zumba Games serta pembagian doorprize dari sejumlah sponsor, di antaranya Venice Clinic Aesthetic, And1 Sport Kudus, Nain, dan McDonald’s. [custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Luna G.Z Year End Run menjadi bagian dari rangkaian perayaan pembukaan butik sekaligus penutup akhir tahun yang positif, khususnya bagi generasi muda Gen Z. Tak hanya menghadirkan olahraga, acara ini juga dirangkai dengan berbagai agenda menarik seperti fashion show model Gen Z, hiburan, hingga penampilan spesial Fabio Asher yang menambah semarak suasana.

Luna G.Z sendiri resmi diluncurkan pada 21 Desember 2025. Lini butik ini menghadirkan koleksi modest dengan garis rancangan elegant chic yang dirancang khusus untuk Gen Z yang aktif, modern, dan percaya diri. Kehadiran Luna G.Z menjadi representasi komitmen Luna Hijab dalam menghadirkan busana muslimah yang relevan dengan gaya hidup generasi masa kini.

Mami Luna & Talita Marsya at House of Luna Hijab Kudus

Owner Luna Hijab, Mami Luna, saat berbincang dengan Radio Rasika di House of Luna Hijab Indonesia, Jalan Sukun Raya, Kudus, Minggu (28/12/2025), menyampaikan bahwa Luna G.Z hadir sebagai ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan gaya berpakaian yang tetap santun namun trendi.

“Koleksi Luna Hijab, termasuk Luna G.Z, selalu kami update secara rutin setiap dua kali dalam seminggu agar tetap mengikuti perkembangan tren. Kami ingin semua perempuan, khususnya Gen Z, merasa percaya diri dengan busana modest yang stylish,” ujar Mami Luna didampingi putrinya Talita Marsya Zerlinda sambil memperlihatkan koleksi busana dan hijab terbarunya.

Ia menambahkan, Luna Hijab tidak hanya menyasar kalangan atas, tetapi juga menghadirkan pilihan busana untuk Gen Z dan kelas menengah dengan harga yang lebih terjangkau tanpa menghilangkan kesan eksklusif dan elegan.

Kehadiran komunitas Lushine, sebutan bagi para pecinta Luna Hijab, turut menambah kehangatan dan antusiasme acara. Ratusan peserta dan pengunjung memadati lokasi, menjadikan Luna G.Z Year End Run 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga ruang silaturahmi serta ekspresi gaya hidup sehat dan berkarakter.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]