KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

OtoXpert by Nasmoco Perkenalkan T-OPT, Suku Cadang Berkualitas dengan Harga Terjangkau

OtoXpert by Nasmoco Perkenalkan T-OPT, Suku Cadang Berkualitas dengan Harga Terjangkau

OtoXpert by Nasmoco Perkenalkan T-OPT, Suku Cadang Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Foto: Dok.

Semarang – PT Toyota Astra Motor (TAM) meghadirkan brand suku cadang T-OPT dengan tagline “Part dengan KUALITAS TERPERCAYA dan HARGA TERJANGKAU” di OtoXpert Soekarno Hatta Semarang, Kamis siang (19/9). T-OPT menyediakan fast moving parts sekaligus melengkapi pilihan suku cadang berkualitas bagi pelanggan setia Toyota Indonesia dengan harga bersahabat.

T-OPT hadir untuk menjawab tantangan maraknya merek afersales yang menyediakan suku cadang murah di indonesia. Namun, kualitasnya belum tentu terjamin. President Director Nasmoco Group, Benny Redjo Setyono mengatakan, suku cadang T-OPT bisa didapatkan di OtoXpert Soekarno Hatta Semarang yang telah beroperasi sejak 25 mei 2023. OtoXpert by Nasmoco berangkat dari kebutuhan pelanggan akan layanan servis mobil dengan harga yangterjangkau namun dengan standart layanan Toyota.

“Sesuai tagline Nasmoco yaitu MUDAH LENGKAP NYAMAN, Nasmoco menghadirkan kemudahan dan beragam pilihan bagi pelanggan Toyota yang ingin melakukan servis mobil, terutama suku cadang. Kini selain suku cadang original melalui Toyota Genuine Parts, Toyota juga menghadirkan T-OPT sebgai suku cadang berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Kehadiran T-OPT juga untuk menangkap peluang dalam membangun layanan after purchase yang lebih komprehensif,” kata President Director Nasmoco Group, Benny Redjo Setyono.

Ini adalah solusi terbaik dan menyeluruh, baik saat fase purchase, after purchase, maupun trade-in. Fase after purchase umumnya sebagian besar waktu kepemilikan kendaraan dihabiskan di fase ini, termasuk menghadirkan layanan bengkel OtoXpert Soekarno Hatta sebagai ahlinya solusi perawatan mobil yang berkualitas dengan layanan servis terbaik untuk semua jenis merek.

T-OPT Hadir Sebagai Pilihan Baru Brand Suku Cadang Untuk Pelanggan Toyota

Suku cadang kendaraan terdiri 2 jenis, yakni fast moving dan slow moving, Komponen slow moving pada mobil adalah parts yang memiliki masa pakai cukup lama. Sebaliknya, komponen fast moving adalah parts mobil yang memiliki masa pakai lebih cepat dan harus diganti secara rutin ketika servis berkala.

T-OPT hadir sebagai solusi baru perawatan kendaraan Toyota, dengan menghadirkan berbagai pilihan fast moving parts yang terjangkau namun tetap berkualitas terutama bagi pelanggan yang telah menyelesaikan program T-Care. Produk T-OPT yang dipasarkan antara lain: air filter, brake shoe, cabin air filter, oil filter, wiper blade, v-belt, dan fuel filter.

Brand T-OPT menediakan parts untuk segmen pasengger car seperti Agya, Calya, Avanza, Rush, Veloz, Vios, Inova, Yaris, dan Fortuner, serta segmen komersial yaitu Hilux dan Hilux Rangga. Pelanggan dapat memiliki produk-produk T-OPT yang dipasarkan di Toyota Part Shop Partner dan bengkel OtoXpert yang tersebar di seluruh Indonesia, termauk OtoXpert Soekarno Hatta Semarang. Ke depannya T-OPT akan terus dikembangkan untuk menambah tipe parts dan meng-cover lebih banyak tipe mobil untuk menjawab kebutuhan pelanggan.

“PT Toyota-Astra Motor (TAM) secara khusus mendukung pengembangan brand T-OPT dengan melakukan riset untuk memastikan produk yang dipasarkan memiliki kualitas terpercaya dengan harga erjangkau. Sehingga memberikan peace of mind kepada pelanggan yang program T-CARE-nya telah selesai namun ingin layanan after purchase yang terjangkau dan berkualitas,” jelas Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.

Sementara Herybertus Budi Diretur Prima Solusi Otomotif kepada Rasika menambahkan bahwa customer dari produk T-OPT adalah pemilik kendaraan yang sudah berumur kira-kira 5 tahun keatas setelah selesai masa garantee. dan ini untuk all merek kendaraan, tidak hanya merek Toyota saja, semua bisa menggunakan merek T-OPT di OtoXpert dengan pelayanan hemat cepat dan tepat, tidak lebih dari 2 jam untuk penanganan ringan kendaraan,” tukasnya. (hrs/wd)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
[pekok2]