KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasca Erupsi, Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi Masih Terjadi

Pasca Erupsi, Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi Masih Terjadi

Pasca Erupsi, Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi Masih Terjadi

Puncak Gunung Merapi Dilihat dari Wisata Kali Talang, Klaten.

RASIKAFM – Pertumbuhan kubah lava Gunung Merapi saat ini masih terjadi setelah erupsi pada 27 Januari lalu, tetapi pertumbuhannya relatif kecil.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida saat mengunjungi Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan Kabupaten Magelang, menjelaskan pertumbuhan kubah lava sekitar 5.000 meter kubik per hari. Ini di bawah rata-rata Merapi, karena rata-rata 20.000 meter kubik per hari. Lava pijar juga masih terjadi, namun potensi bahayanya kecil ke arah selatan dan barat daya, yakni Kali Boyong, Krasak, Putih, dan Bebeng dengan jarak potensi 5 kilometer.

Menurut Hanik, status aktivitas Merapi pun juga belum berubah, yakni Siaga karena ancaman terhadap penduduk juga belum ada. Sedangkan ancaman letusan eksplosif sudah menurun, karena Merapi sudah kembali pada erupsi normalnya. Meski demikian, potensi itu masih ada walaupun kecil sehingga yang di radius 3 kilometer untuk tidak melakukan aktivitas.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]