KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

Pemkab Semarang Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

Pemkab Semarang Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

Bupati Semarang Ngesti Nugraha (tengah) saat “Ngopi Bareng” Pasupati di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Sabtu (3/4/2021) malam. (Foto/IST)

UNGARAN – Pemkab Semarang akan mendorong pengembangan potensi wisata di setiap desa. Sehingga roda ekonomi berbasis kerakyatan akan berjalan ditengah pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakan Bupati Semarang H Ngesti Nugraha saat acara “Ngopi Bareng” komunitas Pasupati di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Sabtu (3/4/2021) malam. Menurut Bupati, setiap desa dapat mengunggulkan potensi andalannya untuk menarik minat wisatawan berkunjung. Saat ini sudah ada 55 desa wisata. Harapannya, desa lainnya dapat mengelola potensi wisatanya melalui BUMdes.

Hal itu selaras dengan apa yang disampaikan Menparekraf saat berkunjung ke Ungaran belum lama ini, yakni menjadikan potensi wisata di Kabupaten Semarang sebagai pendukung destinasi wisata nasional di Jateng.

Ngesti menambahkan, pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat dapat menimbulkan multiefek bagi pelakunya, di antaranya UMKM, pertanian dan sebagainya. Diharapkan, ekonomi masyarakat dapat bangkit kembali setelah dihantam gelombang pandemi. Pihaknya akan memfasilitasi bantuan pengembangan wisata dari APBD Kabupaten maupun Provinsi Jawa Tengah. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]