KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pertamina Siagakan Layanan Energi di Jalur Mudik, Motoris BBM hingga Serambi MyPertamina di Rest Area

Pertamina Siagakan Layanan Energi di Jalur Mudik, Motoris BBM hingga Serambi MyPertamina di Rest Area

Pertamina Siagakan Layanan Energi di Jalur Mudik, Motoris BBM hingga Serambi MyPertamina di Rest Area

Foto: Dok/

RASIKAFM – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) menyiapkan sejumlah layanan tambahan untuk memastikan kebutuhan energi para pemudik tetap terpenuhi selama perjalanan.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar di jalur utama mudik, khususnya di ruas tol dan kawasan rest area yang menjadi titik persinggahan kendaraan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, mengatakan pihaknya telah menambah berbagai fasilitas penunjang di sejumlah rest area. Di antaranya penyediaan SPBU modular dan kios BBM yang menyediakan produk Pertamax serta Pertamina Dex.

“Kami juga menyiapkan mobile storage di beberapa rest area untuk memastikan pasokan BBM seperti Pertamax dan Pertamina Dex tetap aman selama masa mudik dan arus balik,” ujar Fanda saat melakukan pemantauan layanan di Rest Area 456, Kamis (12/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto, serta pengurus Hiswana Migas Jawa Tengah.

Selain memastikan ketersediaan BBM, Pertamina juga menghadirkan fasilitas MyPertamina melalui layanan Serambi MyPertamina di sejumlah rest area. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan panjang.

Fanda menegaskan, Pertamina telah mengoptimalkan kapasitas tangki penyimpanan serta sistem distribusi guna menjamin ketersediaan berbagai jenis energi selama periode Lebaran, mulai dari BBM gasoline, gasoil, hingga LPG dan avtur.

“Kami memastikan distribusi berjalan lancar dan stok energi tetap tersedia sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat melakukan perjalanan mudik maupun arus balik,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan, Pertamina juga menyiapkan layanan motoris BBM yang siap bergerak menuju lokasi pemudik. Layanan ini dapat diakses melalui Call Center 135.

“Motoris kami siagakan di SPBU rest area maupun titik rawan kemacetan. Harga BBM yang dibawa tetap sesuai harga resmi di SPBU tanpa biaya tambahan,” tambah Fanda.

Selain itu, Pertamina mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik untuk memastikan regulator dan selang tabung LPG dilepas sebagai langkah antisipasi kebocoran selama rumah dalam kondisi kosong.

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]