KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pertandingan PSIS vs Persita Tangerang Dipindahkan ke Luar Kota Semarang

Pertandingan PSIS vs Persita Tangerang Dipindahkan ke Luar Kota Semarang

Pertandingan PSIS vs Persita Tangerang Dipindahkan ke Luar Kota Semarang

[@]Pertandingan antara PSIS melawan Persita Tangerang pada pekan ke-27 yang seharusnya diadakan di Stadion Jatidiri pada Sabtu (25/2/2023) akan dipindahkan ke luar Kota Semarang.

Keputusan ini diambil karena ada kunjungan Presiden Joko Widodo di Kota Semarang pada waktu yang sama.

Ketua panpel PSIS, Danur Rispriyanto mengatakan bahwa pihaknya sedang mencari stadion alternatif seperti Stadion Moch Soebroto Magelang, Stadion Maguwoharjo Sleman, dan Stadion Sultan Agung Bantul.

“Pertandingan PSIS menghadapi Persita akan main di luar Kota Semarang. Hal ini karena di waktu yang sama, ada kunjungan RI 1 di Semarang. Kami menghormati keputusan itu dan saat ini tengah mencari stadion alternatif,” ujar ketua panpel PSIS, Danur Rispriyanto pada Rabu (22/2/2023).

PSIS sudah menghubungi PSSI dan PT LIB serta melakukan komunikasi dengan venue/stadion alternatif tersebut.

Pihak PSIS berharap dapat memberikan pemberitahuan lebih lanjut terkait pertandingan tersebut dan memohon doa dari semua pihak.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]