[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
Berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, cuaca di Semarang dan sekitarnya pada Senin, 14 April 2025 diprakirakan umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga awal malam hari.

Mbak Google

INFO BMKG

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin 14 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin 14 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin 14 April 2025

Citra Satelit Cuaca Pukul 05.30 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05.30 WIB

PRAKIRAAN CUACA
SEMARANG DAN SEKITARNYA
BERLAKU TANGGAL 14 APRIL 2025 JAM 07.00 S.D. JAM 19.00 WIB

KEADAAN UMUM
Berdasarkan data cuaca yang diamati di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang tanggal 14 April 2025 pukul 05.30 WIB, Semarang kondisi berawan. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kec. 04 km/jam. Suhu udara: 26.2 °C dan kelembapan udara 94%.

PRAKIRAAN CUACA

SEMARANG:

  • Pagi: umumnya berawan, berpotensi hujan ringan.
  • Siang/sore – awal malam: berawan, berpotensi hujan ringan – sedang.
  • Angin: dari arah Barat – Utara, dengan kec. 05 – 25 km/jam.
  • Suhu udara: berkisar antara 26 – 32 °C.
  • Kelembapan udara: berkisar 60 – 90%.

JATENG :

  • Pagi: cerah berawan – berawan, berpotensi hujan ringan – sedang di Pegunungan tengah, Pesisir selatan, dan Pantura tengah timur.
  • Siang/sore – awal malam: berawan, berpotensi hujan ringan – sedang tersebar merata dengan waktu bervariasi.
  • Potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Pegunungan – dataran tinggi, Jateng bagian selatan, Jateng timur, Solo raya, dan sekitarnya.
  • Waspada potensi bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, hujan es, dll.
  • Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah = 0.5 – 1.25 meter
  • Tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah = 2.5 – 4.0 meter

Sumber:  

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 18 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 81%, dengan angin tenggara 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di Semarang Selatan serta wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
18 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 17 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,5°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah berawan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
17 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta aksi Jateng Guyub mengaku kecewa setelah tidak dapat menggunakan Kantor Bupati Semarang sebagai tempat transit rombongan longmarch dari Gedong Songo, Selasa (22/9/2026) malam. Mereka menyebut telah...
FPRB Salatiga ajak Masyarakat Kurangi Risiko Bencana
FPRB Salatiga ajak Masyarakat Kurangi Risiko Bencana
Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Salatiga mendorong masyarakat membangun kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi melalui kolaborasi berbagai unsur. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan rutin...
Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah mencium bau menyengat dari rumah dan melaporkannya kepada polisi. Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi tindak pidana, sementara keluarga menolak otopsi.
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan PNS Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah...
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan beroperasi mulai 25 September setelah uji coba, dengan tahap awal melayani Koridor 1 rute Terminal Mangkang–Penggaron pulang-pergi.
Harhubnas 2026: Semarang Mulai Gerakan Elektrifikasi Transportasi
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan...
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota...
Muat Lebih

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]