KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Realisasi Belanja Produk Lokal Pemprov Jateng Capai 53,17 Persen

Realisasi Belanja Produk Lokal Pemprov Jateng Capai 53,17 Persen

Realisasi Belanja Produk Lokal Pemprov Jateng Capai 53,17 Persen

BALI – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggenjot realisasi belanja produk lokal dalam negeri. Hingga September 2022, sudah 53,17 persen anggaran belanja daerah Pemprov Jateng digunakan untuk pembelian produk-produk lokal karya masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai mengikuti acara Business Matching Tahap IV di Nusa Dua Bali, Kamis (6/10). Dalam acara itu, hadir pula sejumlah menteri Kabinet Kerja dan gubernur dari berbagai daerah di Indonesia.

“Presiden sudah memerintahkan kita belanja produk lokal. Kalau melihat potensi yang ada di Jawa Tengah ini ada potensi belanja APBN sama APBD yang cukup besar. Maka ini akan kita genjot terus,” katanya.

Potensi APBD Jateng di tahun 2022 terkait belanja barang dan jasa lanjut Ganjar ada Rp340,8 triliun atau sekitar 27,9 persen. Belanja modalnya ada Rp191,7 triliun, kira-kira 15,7 persen dari APBD keseluruhan.

“Maka sebenarnya kalau hari ini kita melaksanakan perintah Presiden untuk membeli produk lokal, sebenarnya ini peluang untuk yang ada di wilayah kita masing-masing terserap lebih cepat,” imbuhnya.

Sejak Presiden memerintahkan agar bangga buatan Indonesia, Ganjar telah membuat sejumlah regulasi. Diantaranya membuat e-katalog dan membuat toko online bernama Blangkon Jateng untuk menampung produk-produk lokal di Jawa Tengah.

“Lalu ada beberapa gerakan nasional bangga buatan Indonesia ini surat edaran Sekda langsung kita sebar dan ada Keputusan Gubernur tentang tim P3DN untuk bisa memantau,” jelasnya.

Komitmen untuk pembelian produk dalam negeri dan UMKM yang ada di Jawa Tengah dari data rencana umum pengadaan atau penyedia lanjut Ganjar kurang lebih Rp3,8 triliun. Kemudian data rencana umum pengadaan komitmen produk dalam negeri itu Rp3,5 triliun.

“Sementara pengadaan nonproduk dalam negeri atau yang impor itu cuma Rp302 miliar. Jadi kalau kita lihat komitmennya 92,12 persen itu produk dalam negeri. Ini yang mau kita sampaikan kepada publik,” tegasnya.

Dari data itu, sampai 23 September 2022 sudah terealisasi sebesar 53,17 persen. Sementara transaksi Blangkon Jateng sampai 30 September 2022 sudah mencapai 12,17 persen.

“Totalnya sudah sampai segitu. Ya lumayanlah, relatif berjalan dan terus kita lakukan,” katanya.

Untuk meningkatkan prmbelian produk dalam negeri, Ganjar mengatakan akan terus mendampingi pelaku UMKM. Kualitas produk akan terus ditingkatkan termasuk kontinuitasnya.

“Jadi UMKM kita harus terus kita dampingi, kita kurasi agar kualitas dan kontinuitasnya bisa terjaga. Setelah itu kita paksa masuk e-katalog dan ke Blangkon Jateng agar produknya bisa kita beli. Kalau itu dilakukan, maka apa yang diperintahkan Presiden betul-betul bisa mengungkit produk dalam negeri termasuk UMKM kita. Tapi sekali lagi tugas kita adalah mendampingi agar kualitasnya terjaga,” pungkasnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]