KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

SDN Gedanganak 3 Ungaran Larang Siswa Bawa Lato–lato ke Sekolah

SDN Gedanganak 3 Ungaran Larang Siswa Bawa Lato–lato ke Sekolah

SDN Gedanganak 3 Ungaran Larang Siswa Bawa Lato–lato ke Sekolah

RASIKAFM.COM | UNGARAN – SD Negeri Gedanganak 3, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang mengeluarkan aturan yang melarang siswa – siswinya membawa maupun memainkan lato-lato di lingkungan sekolah. Bahkan apabila peserta didik kedapatan membawa lato-lato, maka pihak sekolah akan menyitanya. Pihak sekolah beralasan, suaranya yang nyaring dari mainan tersebut menimbulkan gangguan yang dapat memecah konsentrasi siswa saat belajar.

Kepala SD Negeri Gedanganak 3, Siti Hikmah mengatakan, pertimbangan lain soal larangan membawa lato-lato ke sekolah untuk mengantisipasi siswa teluka. Baik karena celaka atau potensi digunakan jadi senjata saat berkelahi.

“Dengan adanya kejadian yang viral seorang siswa yang matanya terluka akibat permaina ini, pihak sekolah langsung mengambil keputusan dengan melarang para siswa untuk membawa lato – lato di sekolah” kata Siti Hikmah saat ditemui Senin (19/1/2023) sore.

Siti mengaku bersyukur bahwa imbauan tersebut dipatuhi para siswa, terlebih pihaknya tak setuju adanya permainan itu. Pihaknya juga meminta para orang tua memantau anak-anak saat bermain di luar jam sekolah.(nb)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]