KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tangan Kreatif Warga Wonoyoso Pringapus, Ubah Perca Jadi Daswol Pengganti Kapuk

Tangan Kreatif Warga Wonoyoso Pringapus, Ubah Perca Jadi Daswol Pengganti Kapuk

Tangan Kreatif Warga Wonoyoso Pringapus, Ubah Perca Jadi Daswol Pengganti Kapuk

Pekerja memproses kain perca menjadi daswol menggunakan mesin. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Agus Sabowo (35), seorang warga Desa Wonoyoso, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang terbilang jeli membaca peluang usaha di kampungnya. Ia yang menyadari potensi limbah kain dari industri konveksi yang ada di Kecamatan Pringapus mampu memanfaatkannya menjadi produk lain yang bernilai ekonomi.

Limbah kain perca yang melimpah itu diolahnya menjadi daswol, yakni bahan olahan dari sisa kain dan benang yang mirip kapas. Daswol itulah yang bisa dimanfaatkan sebagai pengganti kapuk untuk isian kasur, bantal, guling, bahkan peredam suara.

Saat ditemui di gudang kain perca miliknya, ia menceritakan awal mula usahanya ini. Sekitar tahun 2000, orang tuanya mulai merintis usaha penggilingan kain perca. Awalnya produk yang dibuat adalah kasur dengan isian berupa kapuk. Namun seiring berjalannya waktu, harga kapuk semakin melambung dan susah didapatkan. Hal itu memaksanya untuk memutar otak bagaimana caranya agar proses produksi tetap berjalan namun dengan biaya yang tidak terlalu tinggi.

“Kebetulan di Kecamatan Pringapus ini kan banyak pabrik garment yang punya limbah kain. Daripada limbahnya jadi sampah atau dibakar, lebih baik dimanfaatkan untuk membuat isian kasur,” kata Agus.

Kain perca itu tidak serta merta dijadikan isian, melainkan harus melalui proses pengolahan yakni dicacah atau digiling menggunakan mesin hingga berubah bentuk menjadi daswol.

“Setelah itu barulah bisa dimanfaatkan untuk isian kasur, bantal, guling, bahkan peredam suara,” ujarnya.

Agus mendapatkan kain perca itu dengan cara membeli secara langsung dari pabrik atau dari pengepul. Biasanya dalam satu kali kulakan ia bisa mengambil hingga 10 ton. Harga per kilogramnya bervariasi, tergantung jenis dan ukurannya. Yang paling murah adalah jenis bahan kemeja, yakni Rp400 per kilogram, bahan kaos mulai Rp700 – Rp1.000 per kilogram.

“Sebelum masuk mesin pencacah, kita ada proses sortir dulu. Karena biasanya kain perca masih tercampur dengan sampah kertas dan plastik. Yang ukurannya lebar dipisahkan, nanti bisa untuk bahan konveksi yang lain. Yang ukurannya panjang bisa diolah jadi tali, lap atau keset. Nah sisa kain yang kecil-kecil itu yang akan digiling jadi daswol,” urainya.

Usaha penggilingan kain perca miliknya saat ini mengandalkan empat mesin. Dalam satu hari, setiap mesin mampu menghasilkan maksimal 1 ton daswol. Selain memanfaatkan daswol untuk produksi kasur, ia juga menjualnya dalam bentuk bahan baku seharga Rp2.300 – Rp2.600 per kilogram. Hal itu disebabkan saat pandemi Covid-19 kemarin yang membuat penjualan kasur menjadi lesu.

“Sehingga kami jualnya dalam bentuk daswol. Yang ngambil ke sini rata-rata dari Demak, Sumowono, Semarang dan sekitarnya. Kalau pas permintaan ramai, omzet bisa sampai Rp25 juta dalam satu bulan,” ungkapnya.

Agus mengaku kendala yang dihadapinya saat ini adalah harga bahan mentah berupa kain perca yang cenderung mahal. Hal itu turut berpengaruh terhadap penjualan daswol miliknya.

“Harapannya usaha makin lancar, dan penjualan kasurnya bisa hidup kembali,” paparnya. (win)

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]