URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di Jawa Tengah dan DIY menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H serta libur panjang akhir Mei 2026. Tambahan stok melalui skema fakultatif dan extra dropping dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga, menjaga ketersediaan energi di pangkalan resmi, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas selama libur dengan nyaman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tenang, Libur Idul Adha Pertamina Tambah 1,5 Juta Lebih Tabung LPG 3kg di Jateng DIY

Tenang, Libur Idul Adha Pertamina Tambah 1,5 Juta Lebih Tabung LPG 3kg di Jateng DIY

Tenang, Libur Idul Adha Pertamina Tambah 1,5 Juta Lebih Tabung LPG 3kg di Jateng DIY

Pertamina Patra Niaga meningkatkan pasokan LPG 3 Kg untuk memenuhi kebutuhan saat Idul Adha
featured-img

Semarang, (25/5) – Menyambut momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H dan libur panjang yang menyertainya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mempertebal stok di lembaga penyalur dengan memberikan tambahan pasokan LPG 3 kg sebanyak 1.567.660 tabung setara dengan 99,31% konsumsi normal harian di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tambahan pasokan tersebut disalurkan melalui dua skema. Pertama, penyaluran fakultatif sebanyak 1.048.440 tabung yang disalurkan pada 27 Mei 2026. Fakultatif merupakan skema penyaluran tambahan yang dilakukan pada hari libur atau tanggal merah, di luar jadwal penyaluran reguler yang hanya berlangsung pada hari kerja, guna memastikan stok tetap tersedia di tengah tingginya permintaan masyarakat.

Kedua, skema extra dropping sebanyak 519.220 tabung yang dilaksanakan pada minggu keempat Mei 2026. Extra dropping adalah penambahan volume di atas penyaluran harian normal, yang ditujukan untuk memperkuat stok di tingkat pangkalan secara lebih cepat seiring meningkatnya kebutuhan menjelang Idul Adha.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG rumah tangga yang umumnya terjadi selama periode Idul Adha, saat kegiatan memasak dalam skala besar meningkat signifikan di tingkat keluarga maupun komunitas.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyampaikan bahwa Pertamina terus memastikan kehandalan stok hingga level distribusi yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

“Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kg selama perayaan Idul Adha.

Tambahan tabung tersebut terdiri atas 1.087.860 tabung di Jateng dan 479.800 tabung di DIY. Harapannya dengan tambahan tabung tersebut masyarakat semakin merasa aman dan nyaman dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha dan libur panjang akhir Mei,” ujar Taufiq.

Lebih lanjut, sebagai dukungan terhadap program subsidi LPG yang dijalankan pemerintah, Pertamina mengimbau masyarakat yang mampu untuk menggunakan LPG non subsidi agar penyaluran subsidi tetap tepat sasaran. Pertamina menyediakan produk LPG non subsidi Bright Gas dalam dua varian ukuran, yakni Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.

“Meskipun jumlah melimpah, kami juga mengimbau masyarakat agar bijak mengkonsumsi energi dan melakukan pembelian LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. Selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Masyarakat pun dapat dengan mudah mengetahui lokasi pangkalan terdekat melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id ” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah berkomitmen untuk terus memastikan distribusi energi berjalan lancar dan tepat sasaran, khususnya pada momentum penting seperti Idul Adha, demi mendukung kenyamanan masyarakat di Jawa Tengah dan DIY.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved