KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat

Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat

Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat

Suasana diwarung makan Murah Berkah Salatiga (Foto dok Sekedar Info)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Panasnya cuaca dikota Salatiga pada Kamis (17.9.2026) siang semakin terasa gerah. Membuat tubuh mudah berkeringat, namun kondisi ini bisa diatasi saat kita menikmati mangut atau kepala manyung, yang berkuah pedas.

Ya…………, Jika ingin mencoba, silakan datang ke warung makan Murah Berkah, Spesialis Masakan Jawa yang berada di Jalan Nakula Sadewa No.9 Kembangarum Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. Warung ini buka mulai pukul 06.30 WIB hingga 14.00 WIB.

Meski baru buka sekira dua tahun, warung Murah Berkah telah menjadi favorit berbagai kalangan. Karena meski mengandalkan mangut kepala manyung, disini pembeli juga bisa menikmati aneka masakan jawa, total ada 20 menu yang berganti setiap hari.

Saat pagi, warung milik Hariyani menyajikan menu dominan berkuah, seperti sop ndeso, soto, sayur bayam dan sayur bening. Sementara untuk menu makan siang, ada oseng daun pepaya, tahu cambah, orek tempe, balado terong, masakan telur, rica ayam, ayam goreng, dan bakmi.

Kepada rasikafm.com, Pemilik warung Murah Berkah Hariyani (55) mengatakan, harga makanan cukup terjangkau. Kepala manyung berukuran besar dijual Rp 35.000 hingga Rp 40.000, sementara yang kecil kisaran Rp 25.000. “Namun kalau ramesan itu harganya Rp 10.000, isinya ya nasi, sayur dengan lauk lele, ayam, namun kalau lauk telur harganya Rp 8.000,” ujarnya.

Menurut Hariyani, olahan manyung diproses dengan hati-hati, karena tak ingin mengecewakan pembeli. Setelah mendapat bahan yang segar, langsung dicuci bersihkan, lalu diproses masak minimal dua jam. “Kalau bumbu saya kuat di rempah kencur dan daun jeruk, selain agar tidak amis juga rasanya lebih enak. Pedasnya juga rata-rata, pedas tapi masih bisa dinikmati,” ungkapnya.

Dalam sehari, setidaknya Hariyani memasak 30 sampai 40 kepala manyung dan lima kilogram daging yang berukuran lebih kecil. “Memang itu yang paling banyak pembelinya, jadi masaknya lebih banyak,” katanya.

Seorang pembeli, Galang Pramudhita mengatakan, dirinya sudah beberapa kali membeli mangut kepala manyung di warung Murah Berkah. “Saya dulu pernah beli, sekarang kesini lagi. Selain mangut, juga telur baladonya enak, harganya juga terhitung murah,” ungkapnya.

Papan petunjuk warung Murah berkah

Makan di warung Murah Berkah serasa menikmati makanan rumah. Meski tidak terlalu luas dan berada di teras, tetap terasa nyaman.
Kini, Salah satu menu yang menjadi daya tarik adalah kepala manyung dan mangut. Bagi pelanggan, dua menu tersebut bukan sekadar lauk pendamping nasi, tetapi alasan untuk kembali datang.

“Yang paling besar Rp 35.000 sampai Rp 40.000. Kalau yang kecil sekitar Rp 25.000,” ujar Haryani.

Hariyani mengaku nama “Murah Berkah” pun bukan sekadar strategi menarik pelanggan.

Haryani mengatakan, warung itu memang dibangun dengan semangat menyediakan makanan yang tetap bisa dijangkau masyarakat dengan kondisi ekonomi berbeda.

Menurut dia, pelanggan yang hanya memiliki uang Rp 5.000 atau Rp 7.000 tetap boleh makan di warungnya.

“Pokoknya mencari keberkahan. Murah berkah. Orang yang tidak punya uang boleh, punya Rp 5.000 boleh, Rp 7.000 boleh,” katanya.

Dengan harga ramesan sekitar Rp 10.000, Haryani mengaku keuntungan yang diperoleh memang tidak besar. Namun, menurut dia, yang penting usaha tersebut tetap dapat berjalan sekaligus menjadi ruang untuk berbagi.

Setiap hari, warung ini dapat menghabiskan sekitar 30 sampai 40 kepala manyung berukuran besar. Sementara bahan mangut untuk ukuran kecil bisa mencapai sekitar lima kilogram per hari.

Pelanggan yang datang pun beragam, mulai dari mahasiswa hingga ibu-ibu, bapak-bapak, dan guru.

Alasan mereka sederhana: harga terjangkau, pilihan menu banyak, dan rasa masakannya sesuai selera.

– Hariyani saat diwawancara Rasika FM
– Suasana di dalam warung

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]