[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Berdayakan UMKM dan Tekan Inflasi, Bulog Salurkan Bantuan Rumah Pangan Kita

Perum Bulog berperan aktif dalam menekan inflasi dan memberdayakan UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan modal untuk pendirian Rumah Pangan Kita (RPK). Program ini, yang dijelaskan oleh Sopran Kenedi, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, bertujuan untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan serta pemberdayaan UMKM, dengan memberikan bantuan kepada 33 pelaku UMKM di 18 kecamatan di Kabupaten Semarang, masing-masing menerima modal Rp5 juta berupa produk pangan Bulog, rak pajang, dan spanduk RPK.

Perum Bulog berperan aktif dalam menekan inflasi dan memberdayakan UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan modal untuk pendirian Rumah Pangan Kita (RPK). Program ini, yang dijelaskan oleh Sopran Kenedi, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, bertujuan untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan serta pemberdayaan UMKM, dengan memberikan bantuan kepada 33 pelaku UMKM di 18 kecamatan di Kabupaten Semarang, masing-masing menerima modal Rp5 juta berupa produk pangan Bulog, rak pajang, dan spanduk RPK.

Dorong Belanja Produk Lokal, LKPP Dukung UMKK di Salatiga Pasarkan Produk Melalui E-Kalatog

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mendorong pelaku usaha mikro kecil dan koperasi (UMKK) untuk memasarkan produknya di katalog elektronik (e-katalog) guna mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, yang terbukti dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat dan mengangkat ekonomi nasional dari krisis.

20 Peserta Women Ecosystem Catalyst 2024 Peroleh Penghargaan

Sebanyak 20 perempuan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2024, yang ditutup dengan malam penganugerahan di Semarang, Jawa Tengah. Program WEC, kolaborasi antara Sampoerna Untuk Indonesia, Perkumpulan Imanijasi Penaja Mula, dan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, dimulai sejak Januari 2024 dengan 1.526 pendaftar dan menyaring 20 finalis dari berbagai sektor usaha.

Kolaborasi Dunia Pendidikan dan Usaha Dukung Pemberdayaan UMKM di Salatiga

Kepala Dinkop dan UKM Salatiga, Bayu Joko Mulyono, menyampaikan bahwa kolaborasi efektif antara dunia usaha dan dunia pendidikan dalam program "Link and Match Dunia Usaha dan Dunia Pendidikan" menjadi kunci dalam pengembangan ekonomi di Salatiga. Acara ini diadakan di Aula Dinas Koperasi dan UKM Salatiga pada tanggal 18 Maret 2024.

Kepala Dinkop dan UKM Salatiga, Bayu Joko Mulyono, menyampaikan bahwa kolaborasi efektif antara dunia usaha dan dunia pendidikan dalam program “Link and Match Dunia Usaha dan Dunia Pendidikan” menjadi kunci dalam pengembangan ekonomi di Salatiga. Acara ini diadakan di Aula Dinas Koperasi dan UKM Salatiga pada tanggal 18 Maret 2024.

200 Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang Terima Sertifikat Halal Gratis

Sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang menerima sertifikat halal secara gratis melalui fasilitasi dari Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Walisongo Halal Center (WHC) UIN Walisongo Semarang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan bahwa sertifikasi halal ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Semarang, dengan harapan produk UMKM dapat semakin berkembang dan diakui oleh masyarakat luas.

Sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang menerima sertifikat halal secara gratis melalui fasilitasi dari Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Walisongo Halal Center (WHC) UIN Walisongo Semarang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan bahwa sertifikasi halal ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Semarang, dengan harapan produk UMKM dapat semakin berkembang dan diakui oleh masyarakat luas.

“TOMBAKITA”, Langkah Walikota Semarang Angkat UMKM Lewat Konten Media Sosial

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memenuhi komitmennya untuk mendukung UMKM di Kota Semarang melalui program inovatifnya, Toko Mbak Ita (TOMBAKITA). Dalam workshop perdana pada Selasa (19/12/2023), di Rumah Berkebun Semarang, Mbak Ita mengarahkan pelaku UMKM tentang pembuatan konten produk yang menarik di media sosial. Workshop ini menjadi langkah konkrit dalam optimalisasi UMKM, menyediakan tempat, pelibatan pelaku usaha, dan memberikan edukasi mengenai strategi konten yang efektif.