URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau Gebyar UMKM di rumah dinas wali kota, Sabtu (18/4/2026), untuk mendorong promosi produk lokal. Kegiatan bertema “Bersama PKK, UMKM Menyala” ini menghadirkan kuliner, kriya, dan seni tradisional sebagai upaya memperluas pasar serta memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gebyar UMKM Salatiga jadi Magnet Ekonomi dan Hiburan Rakyat

Gebyar UMKM Salatiga jadi Magnet Ekonomi dan Hiburan Rakyat

Gebyar UMKM Salatiga jadi Magnet Ekonomi dan Hiburan Rakyat

Salah seorang pengunjung gebyar UMKM mengajak foto wali kota dan istri
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, didampingi Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, meninjau langsung stan peserta Gebyar UMKM yang digelar di halaman rumah dinas wali kota, Sabtu malam (18/04/2026). Mengusung tema “Bersama PKK, UMKM Menyala”, kegiatan ini menjadi ajang promosi produk ekonomi kreatif sekaligus hiburan masyarakat melalui pameran dan pertunjukan seni tradisional.

Kemeriahan acara terlihat sejak sore hari dengan parade produk Dekranasda serta penampilan Tarian Topeng Ireng dan tari baris dari Sanggar Lintang. Beragam produk lokal ditampilkan, mulai dari kuliner tradisional seperti ketan lapis, klepon, dan grontol, hingga aneka keripik, jamu serta herbal.

Tidak hanya memanjakan lidah, sektor kriya dan fashion juga turut menampilkan produk kerajinan tangan, busana dari Kris Tailor, hingga cendera mata khas Salatiga dari Juragan Muda. Soliditas para pelaku usaha ini semakin kuat dengan dukungan dari organisasi seperti GOW Kota Salatiga, IWAPI, dan jajaran PKK Kelurahan.

Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Salatiga bersama OPD terkait untuk terus menghadirkan inovasi agar Gebyar UMKM semakin menarik. Salah satunya melalui rencana penyediaan ruang komunikasi berupa talkshow antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Salatiga berharap kegiatan ini berjalan lancar dan seluruh produk yang dipasarkan dapat terjual dengan baik. Ia juga mendorong UMKM agar terus berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh.

“Gebyar UMKM ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam memperluas pasar dan memperkenalkan produk lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang selaras dengan pelestarian budaya”. Ujar Retno

BACA JUGA :

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Semarang Business Matching 2026 yang digelar di Hotel MG Setos Semarang pada Rabu (24/6/2026) mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah untuk membangun kerja sama bisnis. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung kegiatan ini karena dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat jaringan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Pertemukan Seller dan Buyer, Business Matching Dorong Wisata Jateng Melesat
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan