KABAR RASIKA

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang

Noor Nugroho, Kepala KPw BI Jateng.

RasikaFM – Perekonomian Jawa Tengah masih tumbuh kuat pada triwulan II 2026. Pertumbuhan terutama ditopang konsumsi masyarakat, investasi, serta sektor industri pengolahan dan perdagangan.

Konsumsi rumah tangga yang memiliki porsi terbesar dalam ekonomi Jateng tumbuh 4,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski melambat dari triwulan sebelumnya, konsumsi tetap terjaga seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat Idul Adha dan libur panjang.

Investasi juga masih menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 8,84 persen. Nilai realisasi investasi meningkat dari Rp23,73 triliun pada triwulan II 2025 menjadi Rp25,53 triliun pada triwulan II 2026. Pembangunan kawasan industri dan sejumlah Proyek Strategis Nasional ikut mendorong investasi.

Dari sisi sektor usaha, industri pengolahan menjadi penopang utama ekonomi Jateng. Sektor ini tumbuh 5,03 persen, meningkat dibanding triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,04 persen.

Kinerja industri didorong lonjakan ekspor produk industri yang mencapai 41,26 persen. Komoditas tekstil dan produk tekstil, furnitur, alas kaki, serta bahan makanan menjadi sejumlah produk yang mengalami peningkatan ekspor.

Sektor perdagangan juga tumbuh lebih cepat, mencapai 7,52 persen. Meningkatnya aktivitas masyarakat saat Idul Adha dan libur panjang ikut mendorong transaksi perdagangan. Bahkan, demam Piala Dunia 2026 turut memberi dampak pada penjualan jersey, aksesori, dan berbagai produk terkait sepak bola.

Sementara itu, sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 12,80 persen. Pertumbuhan ini ditopang meningkatnya mobilitas masyarakat, libur panjang, serta berlanjutnya sejumlah program prioritas nasional.

Dengan konsumsi masyarakat yang tetap terjaga, investasi yang tumbuh, serta industri dan perdagangan yang menguat, perekonomian Jawa Tengah masih menunjukkan daya tahan yang cukup baik pada triwulan II 2026.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan...
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah bersama Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (FH Unissula) Semarang menggelar Sekolah Jurnalistik Angkatan XXVIII secara daring pada 2026. Kegiatan yang diikuti 95 mahasiswa ini bertujuan memperkuat kemampuan menulis dan komunikasi hukum agar informasi hukum dapat disampaikan kepada masyarakat secara akurat, jelas, dan mudah dipahami.
Sekolah Jurnalistik, Ketua PWI Jateng Tekankan Pentingnya Keahlian Menulis
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah bersama Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (FH Unissula) Semarang menggelar Sekolah Jurnalistik Angkatan XXVIII secara daring pada 2026. Kegiatan...
Kecelakaan antara sepeda motor Honda Vario dan truk Mitsubishi terjadi di persimpangan Exit Tol Tingkir, Jalan Saeri Muhtarom, Kota Salatiga, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Pengendara motor, Galang Ardian Ramadon, mengalami luka di bagian kepala dan dirawat di RS Paru dr. Ario Wirawan. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.
Hilang Kendali, Pemotor Tabrak Truk di Gerbang Tol Salatiga
Kecelakaan antara sepeda motor Honda Vario dan truk Mitsubishi terjadi di persimpangan Exit Tol Tingkir, Jalan Saeri Muhtarom, Kota Salatiga, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Pengendara motor,...
Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 05.30 WIB memprakirakan cuaca Semarang pada pagi hingga siang hari berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diperkirakan berawan. Suhu udara harian berkisar antara 27 hingga 35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 40 hingga 80 persen.
12 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan
Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 05.30 WIB memprakirakan cuaca Semarang pada pagi hingga siang hari berada dalam...
Polres Salatiga memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid PPI Al Azhariyyah, Kecamatan Sidomukti, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga, menanggapi keluhan tentang balap liar dan knalpot brong, serta merencanakan peningkatan patroli Blue Light dan sosialisasi layanan darurat Call Center Polri 110.
Jumat Curhat, Polisi Salatiga Terima Aduan Knalpot Brong
Polres Salatiga memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid PPI Al Azhariyyah, Kecamatan Sidomukti, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menyerap...
Muat Lebih

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]