KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Musim Kemarau, ISPA dan Malaria jadi Perhatian Dinas Kesehatan Salatiga

Musim Kemarau, ISPA dan Malaria jadi Perhatian Dinas Kesehatan Salatiga

Musim Kemarau, ISPA dan Malaria jadi Perhatian Dinas Kesehatan Salatiga

Ilustrasi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dinas Kesehatan Kota Salatiga mencatat, berdasarkan pemantauan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) minggu ke-33 hingga minggu ke-36 tahun 2026, terdapat tujuh penyakit yang mengalami peningkatan tren. Salah satu penyakitnya yang trennya mengalami peningkatan yakni infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kepala Dinas Kesehatan Salatiga Prasit Al Hakim mengatakan, pada minggu ke-36 terdapat 24 penyakit yang dipantau melalui SKDR. Dari jumlah tersebut, tujuh penyakit menunjukkan tren peningkatan. Ketujuh penyakit itu yakni suspek diare akut, ISPA, suspek demam tifoid, pneumonia, suspek dengue, gigitan hewan penular rabies (GHPR), dan malaria.

“Perubahan tren ini menjadi perhatian kami. Pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui sejak dini jika terjadi peningkatan kasus yang berpotensi menjadi kejadian luar biasa,” kata Prasit.

ISPA bersama diare akut, suspek demam tifoid, suspek dengue dan pneumonia juga masuk dalam lima besar kasus terbanyak yang dipantau DKK Salatiga. Prasit meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala penyakit, khususnya gangguan saluran pernapasan. Kelompok rentan seperti balita, lansia dan penderita penyakit kronis perlu mendapat perhatian lebih.

Saat kondisi udara berdebu, masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker bila diperlukan serta tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Kalau mengalami gejala gangguan saluran pernapasan, segera periksakan diri. Jangan menunggu kondisi semakin berat,” tegasnya.

Selain ISPA, lanjut Prasit, masyarakat diminta mewaspadai diare dan demam tifoid dengan memastikan air minum aman, mengolah makanan secara higienis serta rutin mencuci tangan menggunakan sabun. Dinas Kesejahteraan Salatiga sendiri terus memperkuat pemantauan melalui SKDR. Laporan dari puskesmas dianalisis setiap pekan untuk melihat perubahan tren penyakit.

“Pemantauan tersebut dilakukan sebagai deteksi dini agar setiap kenaikan kasus dapat segera direspons dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa,” Tutupnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]