KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bhakti Sosial TNI di Salatiga Warnai HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro 2026

Bhakti Sosial TNI di Salatiga Warnai HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro 2026

Bhakti Sosial TNI di Salatiga Warnai HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro 2026

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat bersama peserta khitan (Foto dok IST)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Di tengah rutinitas kehidupan masyarakat, kehadiran pelayanan kesehatan serta khitanan gratis secara langsung menjadi bentuk kepedulian yang sederhana namun berarti. Melalui bhakti sosial kesehatan dan pembagian bingkisan, TNI kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun Anggaran 2026. Minggu (20.9.2026)

Kegiatan yang digelar di Makodim 0714/Salatiga, Jalan Diponegoro Nomor 35, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga tersebut dihadiri langsung Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat.

Bagi masyarakat kegiatan tersebut bukan sekadar rangkaian peringatan hari ulang tahun institusi. Pemeriksaan kesehatan dan pelayanan khitanan gratis yang diberikan menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan perhatian serta akses layanan kesehatan secara langsung. Melalui hal-hal yang sederhana. Sebuah pemeriksaan kesehatan, perhatian dari tenaga medis, maupun bingkisan yang diterima warga menjadi bentuk nyata bahwa pengabdian tidak selalu harus diwujudkan dalam sesuatu yang besar.

Melalui bhakti sosial tersebut, TNI berupaya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan menjadi salah satu bentuk pengabdian untuk membantu warga memperoleh pemeriksaan kesehatan, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Sementara pembagian bingkisan menjadi pelengkap dari kepedulian tersebut. Bukan semata tentang nilai sebuah pemberian, melainkan pesan kebersamaan bahwa TNI ingin terus berada di tengah masyarakat dan berbagi dengan warga yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian prajurit.

Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro dalam kegiatan tersebut juga menegaskan pentingnya kegiatan sosial sebagai bagian dari kedekatan TNI dengan masyarakat.

Semangat pengabdian itulah yang menjadi salah satu makna dari peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Peringatan tidak berhenti pada upacara dan seremoni, tetapi diterjemahkan melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dari Makodim 0714/Salatiga, pesan kemanunggalan itu kembali ditegaskan: TNI dan rakyat bukan dua bagian yang terpisah, melainkan kekuatan yang tumbuh bersama melalui kepedulian, kebersamaan dan pengabdian.

Sebab, pada akhirnya, ukuran sebuah pengabdian bukan hanya tentang apa yang dilakukan, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Rangkaian Kegiatan baksos di Makodim Salatiga

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]