URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kodim 0714/Salatiga menggelar lomba karya jurnalistik di Salatiga, Selasa (5/5/2026), untuk mengangkat dampak pembangunan jembatan dan program air bersih di desa, melalui karya video yang dipublikasikan di media sosial guna memperkuat komunikasi publik dan menunjukkan manfaat nyata kebijakan pemerintah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta

Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta

Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta

Dandim Salatiga saat berikan keterangan media
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Pembangunan infrastruktur di wilayah pinggiran kabupaten Semarang, seperti Di Desa Siwal, Susukan dan Tuntang tak sekadar menghadirkan akses fisik, tetapi juga membuka ruang cerita yang menyentuh. Hal inilah yang ingin diangkat dalam Lomba Karya Jurnalistik terkait pembangunan Jembatan Garuda dan program air bersih.

Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menekankan, masih banyak masyarakat di level desa menghadapi kendala mendasar, mulai dari akses jalan hingga hambatan untuk bersekolah.

“Di masyarakat desa masih ditemui banyak kendala, seperti akses jalan dan hambatan untuk bersekolah. Dengan wadah ini, hasil karya rekan-rekan bisa menjadi corong positif bahwa pemerintah sudah berbuat,” ujarnya kepada wartawan di aula Kodim Salatiga Selasa (5/5/2026).

Dandim menegaskan, fokus karya diharapkan mengangkat kebijakan Presiden, mengingat TNI Angkatan Darat menjalankan program yang merupakan perintah langsung dari pemerintah pusat.

“Muara dari semua ini adalah rasa terima kasih kepada Presiden atas kebijakan dan program tersebut,” katanya.

Fajar bahkan mengaku pernah tersentuh saat menyaksikan video yang ditampilkan Presiden dalam sebuah rapat.

“Saya sampai menitikkan air mata karena sangat menyentuh. Harapannya, karya yang dibuat juga bisa menghadirkan rasa itu kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Program lomba ini dinilai menjadi jembatan komunikasi antara pembangunan dan publik.

Sementara itu ketua PWI Salatiga, H. Surya Yuli Sulatio menyambut baik kegiatan tersebut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Program ini menyasar masyarakat dan bisa mendongkrak perekonomian. Akses jembatan adalah sarana penting,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebelumnya, Rapat Koordinasi (Rakor) lomba digelar secara daring dan dipimpin oleh jajaran Dispenad. Lomba ini terbuka bagi TNI, wartawan, dan masyarakat umum sebagai bentuk kolaborasi menyuarakan pembangunan nasional.

Pelaksanaan lomba berlangsung pada 1–14 Mei 2026 untuk produksi video di masing-masing wilayah, sementara pengumpulan karya dijadwalkan pada 15 Mei 2026.

Adapun tema yang diangkat meliputi ucapan terima kasih masyarakat kepada Presiden Prabowo Subianto, proses pembangunan jembatan, hingga dampak program air bersih. Karya juga diwajibkan dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan X.

Penilaian mencakup kreativitas konten, kekuatan visual, hingga interaksi publik seperti jumlah tayangan, komentar, dan dibagikan.

Panitia menyediakan hadiah dengan total puluhan juta rupiah di tiap kategori, dengan rincian juara pertama Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, dan juara ketiga Rp10 juta.

Melalui lomba ini, cerita dari pelosok diharapkan tak lagi tersembunyi, melainkan menjadi narasi kuat tentang dampak nyata pembangunan bagi masyarakat.

BACA JUGA :

Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho resmi menjabat Dandim 0714/Salatiga menggantikan Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes. Sertijab dipimpin Danrem 073/Makutarama di Aula Makorem, Kamis (5/2/2026). Pergantian ini dilakukan untuk penyegaran kepemimpinan melalui mekanisme organisasi TNI AD guna meningkatkan kinerja dan sinergi kewilayahan.
Gantikan Guvta Alugoro, Fajar Hapsari Nugroho Resmi Jabat Dandim 0714/Salatiga
Karya bakti penanganan longsor dilakukan TNI bersama warga dipimpin Danramil 06/Tengaran Kapten Cba Sugiyanto di Dusun Tanubayu, Desa Duren, Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk membantu warga terdampak dan membersihkan material longsor secara gotong royong.
Pasca Bencana Tanah Longsor, Danramil Tengaran Pimpin Karya Bakti di Duren
Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menghadiri nonton bareng film Timur bersama BNI. Kegiatan ini digelar di Bioskop Sams Studio Blotongan, Salatiga, Jawa Tengah, pada Selasa, 30 Desember 2025. Acara bertujuan menumbuhkan nilai nasionalisme, kebersamaan, dan sinergi TNI–BNI melalui pesan moral film bertema pengabdian prajurit.
Danrem Makutarama Gelar Nobar “Timur” Sarat Pesan Moral dan Nasionalisme
Prajurit Babinsa Kodim 0714/Salatiga bersama komunitas Rubicon Off Road dan warga membangun jembatan gantung di Dusun Krajan, Desa Kalikurmo, Kabupaten Semarang, Rabu (3/12/2025). Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur desa dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Atasi Persoalan Infrastruktur, Kodim Salatiga bersama Rubicon Bangun Jembatan Gantung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved