KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta

Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta

Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta

Dandim Salatiga saat berikan keterangan media

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Pembangunan infrastruktur di wilayah pinggiran kabupaten Semarang, seperti Di Desa Siwal, Susukan dan Tuntang tak sekadar menghadirkan akses fisik, tetapi juga membuka ruang cerita yang menyentuh. Hal inilah yang ingin diangkat dalam Lomba Karya Jurnalistik terkait pembangunan Jembatan Garuda dan program air bersih.

Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menekankan, masih banyak masyarakat di level desa menghadapi kendala mendasar, mulai dari akses jalan hingga hambatan untuk bersekolah.

“Di masyarakat desa masih ditemui banyak kendala, seperti akses jalan dan hambatan untuk bersekolah. Dengan wadah ini, hasil karya rekan-rekan bisa menjadi corong positif bahwa pemerintah sudah berbuat,” ujarnya kepada wartawan di aula Kodim Salatiga Selasa (5/5/2026).

Dandim menegaskan, fokus karya diharapkan mengangkat kebijakan Presiden, mengingat TNI Angkatan Darat menjalankan program yang merupakan perintah langsung dari pemerintah pusat.

“Muara dari semua ini adalah rasa terima kasih kepada Presiden atas kebijakan dan program tersebut,” katanya.

Fajar bahkan mengaku pernah tersentuh saat menyaksikan video yang ditampilkan Presiden dalam sebuah rapat.

“Saya sampai menitikkan air mata karena sangat menyentuh. Harapannya, karya yang dibuat juga bisa menghadirkan rasa itu kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Program lomba ini dinilai menjadi jembatan komunikasi antara pembangunan dan publik.

Sementara itu ketua PWI Salatiga, H. Surya Yuli Sulatio menyambut baik kegiatan tersebut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Program ini menyasar masyarakat dan bisa mendongkrak perekonomian. Akses jembatan adalah sarana penting,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebelumnya, Rapat Koordinasi (Rakor) lomba digelar secara daring dan dipimpin oleh jajaran Dispenad. Lomba ini terbuka bagi TNI, wartawan, dan masyarakat umum sebagai bentuk kolaborasi menyuarakan pembangunan nasional.

Pelaksanaan lomba berlangsung pada 1–14 Mei 2026 untuk produksi video di masing-masing wilayah, sementara pengumpulan karya dijadwalkan pada 15 Mei 2026.

Adapun tema yang diangkat meliputi ucapan terima kasih masyarakat kepada Presiden Prabowo Subianto, proses pembangunan jembatan, hingga dampak program air bersih. Karya juga diwajibkan dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan X.

Penilaian mencakup kreativitas konten, kekuatan visual, hingga interaksi publik seperti jumlah tayangan, komentar, dan dibagikan.

Panitia menyediakan hadiah dengan total puluhan juta rupiah di tiap kategori, dengan rincian juara pertama Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, dan juara ketiga Rp10 juta.

Melalui lomba ini, cerita dari pelosok diharapkan tak lagi tersembunyi, melainkan menjadi narasi kuat tentang dampak nyata pembangunan bagi masyarakat.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]