KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Game VR, Santri Al Falah Salatiga Bawa Solusi Edukasi Krisis Lingkungan ke Malaysia

Game VR, Santri Al Falah Salatiga Bawa Solusi Edukasi Krisis Lingkungan ke Malaysia

Game VR, Santri Al Falah Salatiga Bawa Solusi Edukasi Krisis Lingkungan ke Malaysia

Delegasi Santri Al Falah foto bersama sebelum berangkat ke Malaysia (Foto dok Angga)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Siswa Madrasah Aliyah (MA) dan SMP RUQ Al Falah Salatiga membawa inovasi edukasi krisis lingkungan ke ajang kompetisi inovasi internasional World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia yang digelar pada 20 – 24 September 2026. Inovasi bernama Virewaste tersebut dikembangkan dalam bentuk permainan berbasis virtual reality (VR) dan board game.

Game ini tidak sekadar memberikan pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga melatih siswa menganalisis persoalan, menentukan solusi, dan mengevaluasi dampaknya. Dalam kompetisi WICE ini, MA dan SMP RUQ Al Falah menerjunkan sembilan santri.
Mereka terdiri dari tiga santri Madrasah Al Falah dan enam santri SMP RUQ Al Falah.

Keenam santri SMP RUQ Al Falah, yakni Maulana Rosa Astaghis, Ridho Widhi Athmar, Misbakhussurul Al Syarif, Arfa Najma Zhafira, Raflis Fahimatul Ifra dan Anisa Nurmah Hidayah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP RUQ Al Falah Salatiga, Nur Aini Dewi Rahmawati mengatakan, Virewaste dikembangkan sebagai respons terhadap persoalan lingkungan yang semakin kompleks, khususnya di Indonesia.

“Virewaste tidak hanya memberikan pengetahuan lingkungan, tetapi juga mengasah kemampuan pemain untuk memecahkan masalah lingkungan,” ujarnya saat acara pemberangkatan tim di Pondok Pesantren RUQ Al Falah Salatiga.

Menurutnya, kemampuan memahami lingkungan perlu diikuti keterampilan dalam menganalisis persoalan dan mengambil keputusan. Karena itu, konsep permainan dirancang agar pemain berhadapan dengan simulasi permasalahan lingkungan.

“Kami melihat krisis lingkungan sekarang ini, khususnya di Indonesia, semakin marak. Kami ingin membangun kemampuan anak-anak agar sejak dini pandai menganalisis dan merespons sebuah permasalahan lingkungan,” katanya.

Tidak hanya mengembangkan inovasi, para santri juga dipersiapkan menghadapi kompetisi yang menggunakan bahasa Inggris. Mereka dilatih dalam kemampuan bahasa Inggris, pengembangan aplikasi, penyajian data, hingga presentasi hasil penelitian.

Ia menyatakan, pengembangan Virewaste juga melalui proses uji coba untuk melihat fungsi dan penerapannya sebagai media pembelajaran.Sekolah berharap inovasi tersebut tidak berhenti pada kompetisi.

“Virewaste diarahkan menjadi media edukasi yang dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan,” terangnya.

Salah satu santri, Maulana Rosa Astaghis mengaku senang bisa mengikuti kompetisi tersebut. Ia menjelaskan, virewaste merupakan sebuah game yang bertujuan memecahkan masalah lingkungan dengan tidak hanya memberikan ilmu lingkungan.

“Game ini juga mengasah kemampuan untuk memecahkan masalah lingkungan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, alasan yang mendasari terciptanya game ini adalah masalah lingkungan di dunia terutama di indonesia yang semakin kompleks. Sementara untuk memecahkan masalah tersebut tidak hanya membutuhkan environment knowledge (ilmu lingkungan) tetapi juga membutuhkan skill menganalisis masalah, memberikan solusi,dan mengevaluasi dampaknya.

“Jadi inovasi virewaste ini tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga mengasah kemampuan player (pemainnya)-nya untuk memecahkan masalah lingkungan,” pungkasnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
[pekok2]