KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

SEMARANG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, tidak hanya menjadi perhelatan umat Islam. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut MTQ telah berkembang menjadi pesta rakyat yang melibatkan dan dinikmati masyarakat lintas agama.

Menurut Nasaruddin, nilai-nilai Al-Qur’an yang dibawa dalam MTQ justru dapat menjadi ruang untuk menghadirkan kegembiraan, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“MTQ dimeriahkan bukan hanya oleh umat Islam, tetapi juga menjadi pesta rakyat bagi masyarakat dari semua agama. Inilah Indonesia,” kata Nasaruddin saat menghadiri Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat malam, 11 September 2026.

Nasaruddin mengatakan, semangat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan bukan sesuatu yang baru. Ia mencontohkan pengalamannya ketika menghadiri Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) di Manokwari, Papua Barat. Saat itu, kepanitiaan kegiatan juga melibatkan masyarakat muslim.

Hal serupa, menurutnya, terlihat dalam pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Masyarakat Kristen turut mengambil bagian dalam kegiatan, bahkan paduan suara gereja ikut menyanyikan Mars MTQ.

Semangat tersebut kembali terlihat dalam Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah. Warga dari berbagai latar belakang hadir menyambut kedatangan para kafilah dan ikut menikmati suasana kemeriahan di Kota Semarang.

Nasaruddin menilai tingginya antusiasme masyarakat terhadap MTQ juga menunjukkan besarnya perhatian daerah terhadap ajang tersebut. Banyak daerah bahkan menginginkan kesempatan menjadi tuan rumah.

Karena itu, Kementerian Agama memutuskan MTQ Nasional diselenggarakan setiap tahun. Dengan pola tersebut, semakin banyak daerah memiliki kesempatan menjadi tuan rumah sekaligus memperkenalkan potensi daerahnya kepada masyarakat Indonesia.

Ia juga menyebut Indonesia memiliki posisi penting dalam penyelenggaraan MTQ di tingkat internasional. Skala pelaksanaan MTQ di Indonesia dinilai cukup besar karena melibatkan peserta, pemerintah daerah, serta masyarakat secara luas.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan MTQ Nasional pernah digelar di Jawa Tengah pada 1979. Setelah 47 tahun, Jawa Tengah kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Nasional.

Menurut Luthfi, kesempatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

“MTQ Nasional ini memiliki makna mempersatukan kita yang berasal dari berbagai wilayah geografis Indonesia dan pada hari ini berkumpul bersama di Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Ia memastikan berbagai persiapan telah dilakukan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Pemerintah Jawa Tengah juga mengajak masyarakat ikut merasakan kemeriahan MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di berbagai lokasi di Kota Semarang.

Suasana kebersamaan itu sudah terlihat sejak Malam Ta’aruf. Selain para kafilah dari 37 provinsi, sejumlah kepala daerah dan berbagai elemen masyarakat turut hadir menyambut penyelenggaraan MTQ Nasional.

Sekretaris Umum LPTQ Nasional Muchlis Muhammad Hanafi mengatakan, MTQ Nasional XXXI diikuti 2.242 peserta. Mereka akan berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan.

Untuk memastikan proses penilaian berlangsung profesional, panitia menyiapkan 155 dewan hakim. Mereka bertugas dengan prinsip objektif, transparan, profesional, dan bertanggung jawab.

Seluruh cabang musabaqah digelar di sejumlah lokasi yang tersebar di Kota Semarang. Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga dewasa, dengan materi lomba mulai dari tilawah, tafsir Al-Qur’an dalam tiga bahasa, hingga hafalan Al-Qur’an dari satu juz sampai 30 juz.

Tahun ini, MTQ Nasional juga menghadirkan hal baru berupa eksibisi cabang tilawah bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.

Muchlis mengatakan, MTQ tidak semata-mata diarahkan sebagai ajang mencari juara. Lebih dari itu, perhelatan ini diharapkan menjadi ruang bertemunya masyarakat dari berbagai daerah sekaligus memperkuat silaturahmi dan persaudaraan.

“Para peserta mulai dari anak-anak hingga dewasa, dari cabang tilawah hingga tafsir Al-Qur’an dalam tiga bahasa, serta hafalan satu juz sampai 30 juz. Tahun ini pertama kalinya kita adakan eksibisi untuk cabang tilawah bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara,” ujarnya.

MTQ Nasional XXXI di Semarang pun diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur’an, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan wajah Indonesia yang beragam, guyub, dan mampu merayakan kebersamaan.

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Pekerjaan peningkatan mutu jalan di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, mulai berlangsung dari sisi barat menjelang jembatan tol arah Terboyo. Pembongkaran lajur kiri dan bahu jalan menggunakan alat berat membuat kendaraan sementara melintas di lajur kanan. Kondisi tersebut memicu antrean lalu lintas hingga kawasan pertigaan Posis atau Jalan Pengapon.
Pekerjaan Jalan di Kaligawe Semarang Dimulai, Lalu Lintas Mengantre hingga Pengapon
Pekerjaan peningkatan mutu Jalan Arteri Yos Sudarso sisi barat sekitar perempatan Puri Anjasmoro, Semarang, masih berlangsung pagi ini. Pengecoran lajur kanan arah Pelabuhan telah selesai dan sudah dapat dilintasi. Pekerjaan kini beralih ke lajur kiri, sementara lampu APILL dinonaktifkan dan titik putar balik disiapkan untuk pengguna jalan.
Pengecoran Jl. Arteri Yos Sudarso Beralih ke Lajur Kiri, APILL Masih Dinonaktifkan
Truk yang mogok di lajur kanan Jalan Arteri Yos Sudarso, kawasan Kubro, arah Terboyo, masih berada di lokasi hingga pagi ini sambil menunggu proses evakuasi. Kondisi tersebut berdampak pada arus lalu lintas, dengan perjalanan dari Tol Semarang ABC hingga antrean putar balik Kubro membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Truk Mogok di Lajur Kanan Jl. Arteri Yos Sudarso, Antrean hingga Kubro
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen

Kabar Terkini

POPULER

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
                          
```html ```