KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Polisi berhasil meringkus dua terduga pelaku perampokan yang menewaskan bos konter Royal Phone Ambarawa, Chandra Waskito, di dua lokasi berbeda, Jumat (7/8/2026). Foto: IST/ Jatanras Polda Jateng

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Misteri kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter HP Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, mulai menemui titik terang. Polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Penangkapan dilakukan kurang dari 48 jam setelah kejadian yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) dini hari. Dua terduga pelaku diamankan di lokasi berbeda pada Jumat (7/8/2026). Satu terduga pelaku ditangkap di wilayah Kota Semarang pada Jumat siang. Beberapa jam kemudian, polisi kembali mengamankan seorang terduga pelaku lainnya di wilayah Kabupaten Semarang.

Operasi penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi melibatkan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, Tim Inafis Polda Jawa Tengah, Tim Inafis Polres Semarang, Satreskrim Polres Semarang, serta Satreskrim Polres Grobogan.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, keberhasilan menangkap dua terduga pelaku tidak lepas dari kerja cepat dan koordinasi lintas wilayah.

“Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari dua hari, tim gabungan berhasil mengamankan dua terduga pelaku. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Semarang,” kata Heru dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2026) malam.

Meski dua orang telah diamankan, polisi belum berhenti melakukan pengembangan. Penyidik masih mengurai peran masing-masing terduga pelaku serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, penyidik masih mengumpulkan dan mencocokkan seluruh fakta hukum yang ditemukan selama proses penyelidikan.

“Seluruh fakta hukum masih terus kami dalami. Penyidik masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, sehingga kami belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai motif maupun hasil pemeriksaan.”

“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyidikan memperoleh fakta yang lengkap,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]