KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Satresnarkoba Polres Salatiga Ungkap Peredaran Cairan Sintetis, Pelaku Perempuan Diamankan

Satresnarkoba Polres Salatiga Ungkap Peredaran Cairan Sintetis, Pelaku Perempuan Diamankan

Satresnarkoba Polres Salatiga Ungkap Peredaran Cairan Sintetis, Pelaku Perempuan Diamankan

Kasat Narkoba AKP Henry Widyoriani

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Salatiga berhasil mengungkap tindak pidana narkotika golongan I berupa cairan sintetis yang diduga mengandung narkotika, dengan barang bukti seberat 102,38 gram.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial R (51), ibu rumah tangga, warga Kota Salatiga, yang diduga berperan sebagai pengedar.

Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Salatiga memperoleh informasi mengenai adanya seorang perempuan yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika golongan I yang biasa disebut cairan sinte.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Pada Sabtu malam (26/09/2026), petugas berhasil mengamankan tersangka di sekitar salah satu Mall di Kota Salatiga, Jalan Jenderal Sudirman, Ledok, Argomulyo, Kota Salatiga.

Setelah diamankan, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap tersangka. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui memiliki dan menyimpan cairan yang diduga mengandung narkotika golongan I di tempat kerjanya sebagai asisten rumah tangga di wilayah Kota Salatiga.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Dari lokasi pertama, polisi mengamankan satu unit telepon genggam. Sementara dari lokasi kedua, petugas menemukan satu buah tas punggung warna hitam, satu botol bening bertuliskan Total Care yang berisi cairan yang diduga mengandung narkotika golongan I, serta satu buah gelas takar warna bening.

Dari hasil pengukuran, barang bukti cairan sintetis tersebut memiliki berat 102,38 gram.

Barang bukti dan tersangka selanjutnya dibawa ke Mapolres Salatiga untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tersangka diduga berperan sebagai pengedar, dengan cara menerima, memiliki dan menyimpan cairan yang diduga mengandung narkotika golongan I untuk kemudian diedarkan.

Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono, menegaskan bahwa Polres Salatiga akan terus melakukan upaya pemberantasan terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Salatiga. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum. Kami juga akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan maupun pihak lain yang terlibat,” tegasnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
[pekok2]