KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo

Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo

Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo

Sejumlah siswa SMK Salatiga saat gelar aksi demo

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ratusan siswa SMK Negeri 1 Kota Salatiga, Jawa Tengah, menggelar unjuk rasa di lingkungan sekolah, Senin. Mereka mempertanyakan rencana pembangunan gedung baru yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal terkait penyediaan ruang ekspresi siswa.

Aksi tersebut berlangsung di lapangan sekolah hingga area teras ruang kepala sekolah. Para siswa menyampaikan aspirasi melalui teriakan dan membentangkan spanduk berisi tuntutan agar pihak sekolah memberikan kejelasan terkait pembangunan fasilitas yang sebelumnya dijanjikan.

Persoalan bermula ketika siswa meminta adanya ruang terbuka sebagai tempat berekspresi dan berkegiatan. Menurut siswa, pihak sekolah sebelumnya telah menyampaikan rencana pembangunan ruang tersebut.

Namun, dalam perkembangannya, siswa mendapat informasi bahwa area yang semula direncanakan sebagai ruang ekspresi justru akan digunakan untuk pembangunan gedung ruang praktik siswa.

Perubahan rencana itu kemudian memicu kekecewaan sejumlah siswa hingga akhirnya mereka menggelar aksi untuk meminta penjelasan dari pihak sekolah.

Dalam aksi tersebut, tidak ada siswa yang bersedia memberikan keterangan kepada awak media. Mereka memilih menyampaikan aspirasi melalui aksi bersama.

Kepala SMK Negeri 1 Salatiga, Harti, mengatakan aksi tersebut terjadi akibat kesalahpahaman antara pihak sekolah dan siswa terkait rencana pembangunan fasilitas.

Menurutnya, ruang ekspresi siswa tetap akan dibangun, namun lokasinya dipindahkan ke tempat lain. Sementara lahan yang sebelumnya direncanakan untuk ruang ekspresi akan digunakan untuk pembangunan ruang praktik siswa.

“Ini sebenarnya karena ada miskomunikasi. Ruang ekspresi tetap ada, hanya lokasinya yang dipindahkan,” ujar Harti.

Pihak sekolah mengaku telah melakukan sosialisasi terkait perubahan rencana tersebut. Namun, informasi itu belum sepenuhnya diterima oleh seluruh siswa sehingga menimbulkan persepsi berbeda.

Setelah aksi berlangsung, pihak sekolah kemudian menggelar audiensi bersama perwakilan siswa. Dalam pertemuan tersebut, sekolah menjelaskan rencana pembangunan gedung ruang praktik siswa serta memastikan keberadaan ruang ekspresi bagi siswa tetap menjadi bagian dari program sekolah.

Pihak sekolah berharap melalui dialog tersebut, kesalahpahaman dapat diselesaikan dan proses pembangunan fasilitas sekolah dapat berjalan sesuai rencana.

Harti berikan keterangan media

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang