URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Sebanyak 20 perempuan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2024, yang ditutup dengan malam penganugerahan di Semarang, Jawa Tengah. Program WEC, kolaborasi antara Sampoerna Untuk Indonesia, Perkumpulan Imanijasi Penaja Mula, dan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, dimulai sejak Januari 2024 dengan 1.526 pendaftar dan menyaring 20 finalis dari berbagai sektor usaha.

Mbak Google

KABAR RASIKA

20 Peserta Women Ecosystem Catalyst 2024 Peroleh Penghargaan

20 Peserta Women Ecosystem Catalyst 2024 Peroleh Penghargaan

20 Peserta Women Ecosystem Catalyst 2024 Peroleh Penghargaan

Foto: Dok. BPJS
Foto: Dok. BPJS
Featured Image

Malam Anugerah acara Awarding peserta Women Ecosystem Catalyst (WEC) tahun 2024 telah diselenggarakan,Sebanyak 20 perempuan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Indonesia telah selesai menjalani rangkaian kegiatan Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2024.

WEC Representative Shinta Arum di Semarang, Jawa Tengah, Kamis malam, menyebutkan ke-20 perempuan wirausaha itu telah mengikuti serangkaian kegiatan yang dimulai sejak Januari 2024 hingga sekarang ini.

Semarang – Dari 1.526 pendaftar, terpilih 20 besar. Mereka ini berasal dari berbagai daerah, seperti Semarang, Yogyakarta, Malang, Medan, Lampung, Palangka Raya dan Papua.

Program WEC terbuka bagi “womenpreneur” dengan persyaratan, yakni memiliki bisnis minimal enam bulan, berusia minimal 17 tahun, dan memiliki tim minimal terdiri atas dua orang. Sektor usaha dari 20 ini adalah perempuan pengusaha ini beragam, ada food and beverages (fnb), teknologi, ‘wellness’, ‘agriculture’, kemudian ‘fashion and craft’,”

Sinta menjelaskan bahwa WEC adalah program kolaborasi antara Sampoerna Untuk Indonesia, Perkumpulan Imanijasi Penaja Mula, dan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah untuk pemberdayaan wirausaha dan organisasi perempuan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno mewakili gubernur jateng mengapresiasi program kolaborasi tersebut untuk pengembangan sektor UMKM di Indonesia secara umum, dan Jateng secara khusus.

Turut hadir pada kegiatan final day and awarding night di openair semarang tersebut, para mentor dan assessor, seperti Meika Hazim (owner Cokelat nDalem), Asri Saraswati (CMO Agradaya), Ghufron Mustaqim,Ali Charisma, Aliyah Natasya M.Sc.,CFP. (Financial Planner), dan Nisaul Aulia (Founder & CEO Basicludo).

Dari 20 perempuan wirausaha itu, PT Salaku Cara Enak Makan dinobatkan sebagai Best Pitching, Ulur Wiji (The Most Progressive Partisipant), kategori The Most Impactful Participant adalah Kopi Gucialit,The Most Active partisipant adalah PT Wesclic Indonesia Neotech .

Perlu diketahui, kegiatan Women Exosystem Catalyst (WEC) yang telah diselenggarakan sejak kick off pertamanya pada 24 Januari 2024 ini bertujuan untuk memberikan dukungan serta pemberdayaan entrepreneur dan organisasi perempuan sebagai upaya dalam menumbuhkan ekonomi dalam negeri.

Lebih lanjut, acara ini juga dapat menjadi wadah bagi perempuan – perempuan dari segala usia di Indonesia yang hendak berkarir di bidang bisnis maupun yang memiliki keinginan untuk dapat memajukan bisnisnya.

Setelah melaksanakan kick off di 7 kota besar lainnya, para peserta yang sudah lolos seleksi menjalani kegiatan boothcamp serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama 1,5 bulan.

Puncaknya, pada kegiatan final day, para peserta melewati 3 fase yaitu challenge day, pitching desk, dan participant grooming. Kegiatan ini melibatkan para pengelola sektor bisnis besar dan juga stakeholder di Semarang. Awarding night menjadi tanda bahwa telah diselesaikannya seluruh rangkaian kegiatan WEC.

Harapannya, kegiatan WEC ini dapat bermanfaat kepada peserta sesuai dengan tujuannya yaitu membentuk ekosistem bisnis yang baik bagi para perempuan di seluruh Indonesia. (HRS)

BACA JUGA :

Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Konsumen Jawa Tengah percaya daya beli dan peluang kerja tetap positif
Optimisme Konsumen Jawa Tengah pada Maret 2026 Tetap Terjaga
Tingginya mobilitas masyarakat selama Idulfitri 1447 H mendorong pertumbuhan penjualan suku cadang kendaraan, barang budaya dan rekreasi, serta bahan bakar kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada Maret 2026. Meski Indeks Penjualan Riil masih terkontraksi 9,3 persen secara tahunan akibat melemahnya sejumlah kelompok barang konsumsi, aktivitas mudik dan wisata mampu menahan penurunan lebih dalam dan menopang kinerja perdagangan eceran.
Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang. Kegiatan lari 5K dan 10K ini menargetkan 10.000 peserta dan pengunjung untuk meningkatkan literasi Rupiah, mendorong transaksi digital, mendukung pariwisata serta UMKM, sekaligus menyalurkan seluruh hasil pendaftaran sebagai donasi bagi masyarakat sekitar Borobudur.
Peluncuran Kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari Untuk Berbagi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Selasa (2/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir yang rentan, terutama saat aktivitas pelabuhan dan nelayan berlangsung.
02 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Selasa (2/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 2 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara lokal di kawasan pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
02 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi di Kawasan Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 2 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan sepanjang hari. Suhu...
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA)...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 26–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah Jawa Tengah bagian timur pada sore hingga awal malam.
01 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi di Wilayah Timur
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir....
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved