KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga 2026 dalam apel pagi di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3.8.2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai bentuk apresiasi atas lahirnya berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebanyak 10 inovator dinobatkan sebagai Insan Penggerak Inovasi Daerah 2026. Selain itu, pemerintah kota juga memberikan penghargaan kepada tiga pemenang Lomba Inovasi Tingkat Kota Salatiga kategori perangkat daerah dan tiga tim pelajar penerima bantuan pengembangan inovasi dari Baznas.

Pada kategori perangkat daerah, juara pertama diraih inovasi SIDELA dari Dinas Komunikasi dan Informatika. Juara kedua diraih inovasi Teman Moci (Temukan HIV dengan Mobile VCT pada Populasi Kunci) dari Puskesmas Sidorejo Lor, sedangkan juara ketiga diraih PINTAR TULIS dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Penghargaan Insan Penggerak Inovasi Daerah juga diberikan kepada inovator dari sejumlah perangkat daerah, puskesmas, dan klinik yang berhasil menghadirkan terobosan di bidang pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga digitalisasi layanan.

Salah satu dewan juri Krenova kategori perangkat daerah, Dhinar Sasongko, mengatakan inovasi yang diusulkan tidak cukup hanya menawarkan ide baru. Inovasi harus mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

“Ada tiga aspek utama yang menjadi penilaian, yakni kebaruan, keberlangsungan, dan yang paling penting adalah dampaknya terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Inovasi tidak cukup hanya menjadi gagasan, tetapi harus dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Menurut Dhinar, seluruh inovasi telah melalui tahapan administrasi, presentasi, hingga penilaian lapangan. Dewan juri menitikberatkan pada manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar keunggulan konsep.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Salatiga, Siswo Hartanto, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Salatiga dalam membangun budaya *Siap Inovasi* di seluruh perangkat daerah maupun kalangan pelajar.

Menurutnya, pemerintah akan terus memberikan dukungan agar setiap inovasi tidak berhenti di ajang kompetisi, melainkan dapat diterapkan dan dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Tahun depan penyelenggaraan Krenova akan kami tingkatkan lagi. Kami ingin semakin banyak inovasi lahir dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, maupun masyarakat. Pemkot Salatiga berkomitmen memberikan ruang dan dukungan penuh bagi setiap inovasi yang bermanfaat,” katanya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]