URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik

Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik

Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik

launching parkir elektronik
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga terus mempercepat transformasi digital melalui peningkatan layanan publik berbasis transaksi non-tunai. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Soft Launching Parkir Elektronik yang diresmikan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, di kawasan Jalan Monginsidi, Senin (27.7.3026).

Hadir pada kegiatan ini jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Salatiga beserta Asisten Pembangunan dan Perekonomian Sekda, seluruh Kepala OPD, Perwakilan Bank Jateng Pusat dan Bank Jateng Cabang Salatiga.

Penerapan sistem pembayaran non-tunai pada retribusi parkir ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Salatiga dan Bank Jateng sebagai upaya mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, efisien, dan akuntabel, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan Kota Salatiga dan Bank Jateng atas sinergi yang berhasil menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui sistem parkir elektronik.

“Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen kita dalam membangun pelayanan publik yang semakin modern, transparan, dan akuntabel. Melalui penerapan pembayaran non-tunai pada retribusi pelayanan parkir, Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong percepatan digitalisasi daerah guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Robby.

Menurutnya, digitalisasi sistem parkir tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui sistem yang lebih aman, praktis, dan memberikan kepastian tarif.

“Sistem perparkiran yang sebelumnya masih konvensional kini kita arahkan menjadi lebih modern. Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Salatiga

untuk membiasakan penggunaan transaksi non-tunai sebagai bagian dari budaya pelayanan publik yang transparan dan efisien. Dengan semangat kolaborasi, mari bersama-sama mewujudkan Salatiga Smart City yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Guntur Junanto, menjelaskan bahwa uji coba tahap awal dilaksanakan di dua lokasi, yakni Jalan Monginsidi dan Jalan Sukowati, mulai dari Simpang Tiga Reksa hingga simpang empat Surabaya Motor.

Selama Agustus hingga September 2026 akan dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan uji coba. Selanjutnya, pada Oktober 2026 sistem parkir elektronik direncanakan diperluas ke 20 titik yang mencakup kawasan Jalan Sukowati dan Jalan Jenderal Sudirman. Adapun pada awal 2027, implementasi parkir elektronik ditargetkan telah menjangkau sekitar 120 titik parkir di Kota Salatiga.

Ke depan, sistem pembayaran akan terus dikembangkan dengan berbagai metode transaksi, termasuk penggunaan uang elektronik (e-money) serta skema parkir berlangganan atau voucher, sehingga layanan parkir di Kota Salatiga semakin mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat.

BACA JUGA :

Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga