Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap kondisi perekonomian masih tetap kuat pada Juni 2026. Hal itu terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencapai 113,55. Angka tersebut berada di atas 100, yang berarti masyarakat masih optimistis terhadap kondisi ekonomi.
Capaian ini sejalan dengan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia secara nasional. Indeks keyakinan konsumen di sejumlah kota di Jawa Tengah, seperti Semarang, Surakarta, Purwokerto, dan Tegal, juga masih berada pada zona optimistis.
Keyakinan tersebut didukung oleh penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini. Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) pada Juni 2026 tercatat 106,31, yang menunjukkan kondisi ekonomi dinilai masih baik. Masyarakat merasa penghasilannya relatif terjaga dan masih memiliki kemampuan untuk membeli barang-barang tahan lama, seperti peralatan rumah tangga atau kendaraan. Namun, persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja masih belum sekuat komponen lainnya.
Ke depan, optimisme masyarakat diperkirakan tetap berlanjut. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencapai 120,79. Angka ini menunjukkan masyarakat yakin kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang akan semakin baik, ditopang oleh harapan meningkatnya pendapatan, membaiknya peluang kerja, dan semakin bergairahnya kegiatan usaha.
Secara umum, hasil survei ini menunjukkan bahwa daya tahan konsumsi rumah tangga di Jawa Tengah masih terjaga. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif karena konsumsi rumah tangga merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.



