RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing

KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing

KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing

JAKARTA – UMKM Indonesia kembali mendapat panggung untuk tumbuh dan naik kelas melalui Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Tahun ini, Bank Indonesia mengusung semangat khas Aceh, “Beudaya Meusare Sare”, yang bermakna berdaya dan bersama-sama.

Bukan sekadar pameran produk UMKM, KKI 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat pelaku usaha agar mampu bangkit, semakin tangguh, sekaligus lebih kompetitif di pasar domestik maupun global.

Digelar pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B JICC, Jakarta, KKI 2026 menjadi momentum khusus untuk mendorong kebangkitan UMKM, termasuk di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.

Pembukaan KKI 2026 dilakukan oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming. Sejumlah menteri, pimpinan lembaga, perbankan, asosiasi, perwakilan negara sahabat hingga pelaku usaha turut hadir dalam gelaran tersebut.

Tiga Kunci UMKM Naik Kelas

Destry mengatakan, penguatan UMKM ke depan bertumpu pada tiga kata kunci: Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing.

  • Bangkit berarti mendorong pemulihan UMKM yang menghadapi tekanan ekonomi maupun bencana.
  • Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha serta akses pembiayaan yang berkelanjutan.
  • Sementara berdaya saing didorong melalui inovasi produk dan perluasan pasar, baik di dalam negeri maupun ekspor.

Semangat tersebut diperkuat melalui sinergi Bank Indonesia bersama 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis.

Lebih dari 550 UMKM Hadir Langsung

KKI 2026 merupakan penyelenggaraan yang ke-11 dan hadir dengan sejumlah pembaruan.

Tahun ini, lebih dari 550 UMKM berpartisipasi secara luring di JICC. Sementara itu, sekitar 1.300 UMKM ikut meramaikan pameran secara daring melalui platform digital KKI.

Jumlah ini meningkat dibanding KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.

Tak hanya pameran, KKI 2026 menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, mulai dari talkshow ekonomi dan keuangan inklusif, business matching pembiayaan dan ekspor, showcase UMKM unggulan, pagelaran karya kreatif, hingga showcase pariwisata.

Ada pula program championship CANGKIR BARISTA dan CITRA NUSA, penguatan ekosistem rantai nilai, inovasi generasi muda, hingga penerapan prinsip keberlanjutan melalui KKI Bijak dengan konsep zero emission dan zero waste to landfill.

UMKM Jawa Tengah Ikut Unjuk Produk

Semangat UMKM naik kelas juga datang dari Jawa Tengah.

Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam KKI 2026, baik secara luring maupun daring.

Komposisinya cukup beragam, terdiri dari 41 UMKM makanan dan minuman, 52 fesyen, 9 kriya, 7 furniture dan home décor, 5 kopi, serta 1 teh.

Khusus UMKM binaan KPwBI Provinsi Jawa Tengah, terdapat 40 UMKM yang berpartisipasi. Sebanyak 24 UMKM mengikuti secara luring, sementara 16 lainnya berpartisipasi melalui platform digital KKI 2026.

Produk yang dibawa pun tak sekadar menawarkan nilai jual, tetapi juga mengangkat kearifan lokal Jawa Tengah. Mulai dari wastra dan batik khas berbagai daerah, produk kriya berbahan daur ulang, hingga furniture dan produk makanan-minuman.

Sejumlah UMKM bahkan telah memiliki orientasi pasar ekspor dan mulai menerapkan praktik usaha berkelanjutan.

Bukan Sekadar Pameran

Bagi UMKM Jawa Tengah, keikutsertaan dalam KKI 2026 bukan hanya soal memajang produumkmk.

Ini menjadi kesempatan untuk bertemu calon pembeli, memperluas jejaring, membuka akses pasar, mencari peluang pembiayaan, sekaligus meningkatkan kapasitas usaha.

Produk-produk lokal yang selama ini tumbuh dari berbagai daerah di Jawa Tengah mendapat kesempatan untuk dikenal lebih luas, bahkan menembus pasar global.

Pada akhirnya, KKI 2026 membawa pesan sederhana: UMKM tidak cukup hanya bertahan. UMKM harus terus tumbuh, berinovasi, dan berani bersaing.

Mari dukung UMKM Indonesia agar terus bangkit, tangguh, dan berdaya saing, bersama-sama.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku...
kecelakaan
Duka di Malam Sabtu, Pengendara Honda Beat alami Laka hingga Meninggal
Kecelakaan melibatkan Honda Vario dan Honda Beat terjadi di Jalan Diponegoro, Sidorejo Lor, Kota Salatiga, Jumat (11/9/2026) malam. Pengendara Honda Beat, YSM (23), warga Salatiga, mengalami luka serius...
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat...
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang...
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut MTQ Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, telah berkembang menjadi pesta rakyat yang melibatkan masyarakat lintas agama. Pernyataan itu disampaikan saat...
Muat Lebih

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis