URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli

Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli

Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli

Lokasi tumpang koyor Mbah Rukiyem dijalan jendral Sudirman Salatiga yang kini ramai pembeli (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Warung sederhana di Jalan Jendral Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah ini tak pernah sepi. Aroma tumpang yang khas menyambut pembeli yang antre sejak warung mulai dibuka pukul 16.00 setiap hari. Inilah Warung Makan Podomoro, legenda kuliner kota Salatiga milik Mbah Rukiyem yang telah berjualan sejak tahun 1969.

Selama 56 tahun, Mbah Rukiyem setia menjaga rasa. Menu andalannya adalah tumpang koyor, namun ia juga menyediakan soto, nasi gudeg, opor ayam, lontong opor, hingga bubur tumpang koyor yang langka.

Keberkahan datang setelah pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Ashanty mampir dan membuat konten kuliner di warungnya. Video itu meledak, dan kini pembeli datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

“Dulu sebelum viral, sehari koyor Cuma habis 7 kilogram. Sekarang Alhamdulillah bisa sampai 22 kilogram per hari. Kalau dihitung porsi sudah puluhan porsi, tidak kehitung lagi ramainya. Bahkan sebelum warung buka pukul 16.00 setiap hari, sudah banyak pembeli antre, untuk menikmati sepiring tumpang Koyor. Dulu buka hingga pukul 23.00, kini jam 21.00 sudah habis” kata Rukiyem.

“Saya jualan sejak 1969, semua masak sendiri pakai resep lama. Selain tumpang koyor ada soto, gudeg, opor ayam, lontong opor, sama bubur tumpang koyor. Pembeli sekarang banyak dari luar kota, dari Semarang, Solo, Jogja, sampai Jakarta ada,” tambahnya.

Dampak viral itu dirasakan langsung oleh pembeli. Salah satunya Rani, warga Semarang yang rela menempuh perjalanan jauh ke Salatiga hanya karena penasaran setelah melihat konten Ashanty.

“Saya jauh-jauh dari Semarang ke sini karena lihat kontennya Ashanty di Instagram. Penasaran seenak apa sih. Ternyata memang enak banget tumpang koyornya, harganya Rp 25 ribu per porsi tapi koyornya banyak, puas makannya,” ujar Rani.

Bagi yang belum tahu, koyor sendiri adalah bagian dari urat, otot, atau jaringan ikat sapi yang bercampur lemak, biasanya terdapat di sekitar area kaki, lutut, atau punggung sapi. Teksturnya yang kenyal, gurih, dan sedikit lengket inilah yang membuatnya digemari. Saat dimasak bersama kuah tumpang yang terbuat dari tempe semangit yang kental dan pedas, rasanya menjadi legit dan nagih.

Dengan harga mulai Rp 25 ribu per porsi dengan isian koyor yang royal, tak heran jika Tumpang Koyor Podomoro milik Mbah Rukiyem kini menjadi destinasi wisata kuliner wajib bagi siapa saja yang melintas di Salatiga.

Mbah Rukiyem saat layani pembeli

BACA JUGA :

Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
23e7e0c1-4d7c-444b-aaa2-1eea1177273b
Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang gelar Baksos, Salurkan Air Bersih.
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved