KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Salatiga Sita Sound System Pengamen Jalanan

Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Salatiga Sita Sound System Pengamen Jalanan

Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Salatiga Sita Sound System Pengamen Jalanan

Satpol PP Salatiga saat amankan alat musik pengamen

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Salatiga bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait aktivitas pengamen jalanan dan badut yang dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan di sejumlah simpang Kota Salatiga.

Dalam operasi penertiban yang digelar petugas, Satpol PP mengamankan sejumlah pengamen beserta perangkat sound system yang digunakan saat beraksi di jalanan.

Kabid Tibum Satpol PP Kota Salatiga, Irwan Susanto mengatakan penindakan dilakukan setelah banyak keluhan masyarakat masuk terkait aktivitas pengamen dengan pengeras suara berlebihan di persimpangan jalan.

“Ini tindak lanjut dari aduan masyarakat yang merasa kurang nyaman dengan aktivitas pengamen, badut dan kegiatan sejenis di simpang jalan,” ujarnya melalui siaran pers.Jumat (15.5.2026)

Dalam razia tersebut, petugas mengamankan dua pengamen sound di Simpang Empat Sidomulyo dan dua pengamen sound di Simpang Tiga Tugu PKK. Barang bukti yang diamankan berupa tiga unit sound system yang digunakan para pengamen saat beroperasi.

Selain dilakukan pendataan, para pengamen juga diberikan pembinaan agar tidak kembali melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan pengguna jalan.

Irwan menegaskan, Satpol PP akan terus melakukan pengawasan dan penertiban di titik-titik rawan yang sering dijadikan lokasi aktivitas pengamen jalanan.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum di persimpangan jalan. Penertiban akan terus dilakukan secara berkala,” tegasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]