Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi maritim di wilayah perairan Semarang–Demak dan Laut Jawa bagian selatan masih relatif kondusif pada Selasa, 26 Mei 2026. Meski demikian, masyarakat pesisir diminta tetap mewaspadai kenaikan muka air laut yang terjadi secara bertahap sejak pagi hingga sore hari.
Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB. Ketinggian air kemudian meningkat menjadi 0,4 meter pada pukul 03.00 WIB dan terus naik ke level 0,6 meter pada pukul 05.00–10.00 WIB.
Memasuki siang hari, muka air laut meningkat menjadi 0,7 meter pada pukul 11.00–12.00 WIB dan mencapai 0,8 meter pada pukul 13.00 WIB. Puncak pasang diprakirakan berlangsung pada pukul 14.00 hingga 17.00 WIB dengan tinggi muka air laut maksimum mencapai 0,9 meter.
Setelah periode pasang maksimum berakhir, muka air laut mulai menurun menjadi 0,8 meter pada pukul 18.00 WIB dan turun bertahap hingga mencapai 0,2 meter pada pukul 23.00–24.00 WIB sebagai kondisi surut terendah harian. BMKG mencatat posisi Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada pada kisaran 0,6 meter.
Sementara itu, kondisi cuaca maritim di perairan Semarang–Demak diprakirakan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal, dengan potensi hujan ringan pada malam hari. Suhu udara berkisar antara 26–31 derajat Celsius dengan kelembapan udara relatif tinggi mencapai 71–89 persen.
Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 3–10 knot dan hembusan maksimum mencapai 18 knot. Arus laut bergerak dominan ke arah barat daya (SW) dengan kecepatan berkisar 0,68–1,24 knot. Adapun tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,1–0,5 meter, sehingga kondisi perairan secara umum masih tergolong rendah dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran lokal maupun nelayan tradisional.
Meski gelombang laut relatif rendah, kombinasi pasang maksimum pada siang hingga sore hari dan kelembapan udara tinggi tetap berpotensi meningkatkan genangan rob di sejumlah kawasan pesisir rendah di Semarang dan sekitarnya. Masyarakat pesisir, pengguna jasa pelabuhan, serta nelayan diimbau terus memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut laut terbaru dari BMKG untuk mendukung keselamatan aktivitas di wilayah perairan.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Selasa, 26 Mei 2026 pic.twitter.com/ZKcEJIaASg
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) May 25, 2026



